TENTANG WASIAT PALSU SYAIKH AKHMAD

INILAH WASIAT PALSU SYEH ACHMAD YANG BEREDAR DI
INTERNET

 

BERITA DARI MASJID NABAWI

BERITA PENTING BERITA UNTUK UMMAT ISLAM DI SELURUH
DUNIA.SURAT INI DATANGNYA DARI SYECKH ACHMAD DI SAUDI
ARABIA.

“AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD
SAW, WASIAT UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM DARI SYECKH ACHMAD
SEORANG PENJAGA MAKAM RASULULLAH DI MADINAH, YAITU DI MESJID
NABAWI SAUDI ARABIA.

“Pada malam tatkala hamba membaca Al’Quran di makam
Rasulullah, dan hamba sampai tertidur, lalu hamba bermimpi.
Didalam mimpi hamba bertemu dengan Rasulullah SAW, dan
beliau berkata, “didalam 60.000 orang yang meninggal dunia,
diantara bilangan itu tidak ada seorangpun yang mati
beriman, dikarenakan:

  1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata
    suaminya.
  2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi
    melambangkan atau menimbangkan rasa belas kasih kepada
    orang-orang miskin.
  3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa,
    tidak sholat dan tidak menunaikan ibadah haji, padahal
    mereka-mereka ini mampu melaksanakan.

Oleh sebab itu wahai Syechk Achmad engkau sabdakan kepada
semua ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan
menyembah kepada Allah SWT.”

Demikian pesan Rasulullah kepada hamba, Maka berdasarkan
pesan Rasulullah tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan
kepada segenap ummat Islam di dunia :

  1. Bersalawatlah kepada Nabi Besar kita Muhammad
    SAW.
  2. Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan
    sholat 5(lima)waktu.
  3. Bershadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni
    anak-anak yatim piatu.
  4. Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu
    tunaikan segera ibadah haji.

PERHATIAN:

Bagi siapa saja yang membaca surat ini hendaklah menyalin
/mengcopynya untuk disampaikan kepada orang-orang lain yang
beriman kepada hari penghabisan / kiamat. Hari kiamat akan
segera tiba dan batu bintang akan terbit, Al’Quran akan
hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah
manusia akan panik. Itulah akibat dari kelakuan mereka yang
selalu menuruti hawa nafsu dalam jiwa.

Dan Barang siapa yang menyebarkan surat ini sebanyak
20(dua puluh) lembar dan disebarkan kepada
teman-teman/rekan-rekan anda. Atau Masyarakat Islam
sekitarnya, maka percayalah anda akan memperoleh keuntungan
setelah dua minggu kemudian. Telah terbukti pada seorang
pengusaha di Bandung, setelah membaca dan menyalinnya juga
menyebarkan sebanyak 20 (dua puluh) lembar, maka dalam
jangka waktu 2 (dua) minggu kemudian, dia mendapat
keuntungan yang sangat luar biasa besarnya.

Sedangkan terhadap orang yang menyepelekannya dan
membuang surat ini, dia mendapat musibah yang besar yaitu
kehilangan sesuatu harta/benda yang sangat dicintai dan
disayanginya. Perlu diingat kalau kita sengaja tidak
memberitahukan surat ini kepada orang lain, maka tunggulah
saatnya nasib apa yang akan anda alami, dan jangan menyesal
apabila mendapat bencana secara tiba-tiba atau kerugian yang
sangat besar.

Sebaliknya jika Anda segera menyalin/mengcopynya dan
menyebarkannya kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan
keuntungan besar atau rezeki yang tiada disangka-sangka.

Surat ini ditulis S.T. STAVIA sejak itu surat ini
menjelajah dan mengelilingi dunia, dan pada akhirnya sampai
kepada Anda.

Percayalah beberapa hari lagi sesuatu akan datangkepada
Anda dan keluarga Anda.

KEJADIAN-KEJADIAN YANG TELAH TERBUKTI !

  1. Tn. Mustafa mantan menteri Nasabah Malaysia,dipecat
    dari jabatannya karena beliau lupa setelah menerima surat
    ini, tidak menyebarkannya,
  2. kemudian beliau ingat surat ini, lalu beliau
    menyalinnya dan menyebarkannya sebanyak 20 lembar.
    Beberapa lama kemudian beliau dilantik kembali menjadi
    menteri Kabinet.
  3. Tn. Gojali mantan menteri Malaysia telah menerima
    surat ini, kemudian beliau menyalinnya sebanyak 20 lembar
    dan menyebarkannya,dan beberapa hari kemudian beliau
    mendapat keuntungan yang luar biasa besarnya.

Dengan adanya kejadian-kejadian tersebut diatas sebagai
bukti, untuk itu saya sarankan agar Anda tidak
merahasiakannya, dan anda segeralah menyebarkannya untuk
teman-teman atau rekan-rekan Anda. Tunggu kabar baik dalam
waktu dua minggu setelah Anda menyebarkan surat ini. Allah
SWT akan meridho’i niat baik Anda,selamat bertugas dan
berkarya.

Salam,

PENJAGA MAKAM RASULULLAH SAW SYECKH ACHMAD-MADINAH

TANGGAPAN DR.YUSUF AL-QARDHAWI:

WASIAT PALSU SYEKH AHMAD
Dr. Yusuf Qardhawi
 
PERTANYAAN:
 
Pada suatu saat secara kebetulan saya menerima sepucuk surat
dan  setelah saya baca, saya merasa bingung mengenai isinya.
Karena itu, saya mohon kesediaan  Ustadz  untuk  menjelaskan
isi surat tersebut, apakah benar atau tidak.
 
Surat  tersebut  ditandatangani  oleh  seorang  fa'il  khair
(pembuat kebaikan, dermawan) yang berisi wasiat Syekh Ahmad,
juru  kunci  makam  (kubur)  Rasulullah saw., yang ditujukan
kepada segenap kaum muslimin di dunia  timur  maupun  barat.
Juga berisi macam-macam nasihat.
 
Pada  bagian  akhir  surat  tersebut  dikatakan,  "Di Bombay
terdapat seseorang  yang  memperbanyak  surat  tersebut  dan
membagi-bagikannya  kepada  tiga  puluh  orang,  lalu  Allah
memberikannya rezeki sebanyak dua puluh  lima  ribu  rupiah;
ada  pula  yang  membagi-bagikannya  lalu ia mendapat rezeki
dari Allah sebanyak enam ribu rupiah. Sebaliknya,  ada  pula
orang  yang  mendustakan  wasiat  tersebut, sehingga anaknya
meninggal dunia pada hari itu."
 
Dalam  surat  tersebut  dikatakan  bahwa  orang  yang  telah
memperoleh    dan    membaca   wasiat   itu   tetapi   tidak
menyebarkannya  kepada  orang  lain,  akan  ditimpa  musibah
besar.
 
Bagaimanakah  pendapat  Ustadz  mengenai  masalah  tersebut?
Apakah benar atau tidak?
 
JAWABAN:
 
Memang banyak orang yang  menanyakan  wasiat  tersebut.  Dan
sebenarnya  kemunculan surat wasiat ini bukan saja baru-baru
ini, tetapi saya telah melihatnya sejak puluhan tahun  lalu.
Surat   tersebut  dinisbatkan  kepada  seorang  lelaki  yang
terkenal  dengan  sebutan  Syekh  Ahmad,  juru  kunci  makam
Rasulullah saw.
 
Untuk  mengecek  kebenaran  berita  yang  disampaikan  dalam
selebaran   tersebut,   saya   pernah   menanyakan    kepada
orang-orang  di Madinah dan di Hijaz. Saya mencari informasi
mengenai  orang  yang  disebut  Syekh  Ahmad   itu   beserta
aktivitasnya.  Dari  informasi  yang didapat, ternyata tidak
ada seorang pun di Madinah yang pernah melihat dan mendengar
berita  mengenai  Syekh  Ahmad ini. Tetapi sayangnya, wasiat
yang menyedihkan itu telah menyebar  di  negara-negara  umat
Islam.
 
Wasiat  tersebut  dengan  segala  isinya  tidak ada arti dan
nilainya sama sekali dalam pandangan agama.  Di  antara  isi
wasiat  yang didasarkan pada impian Syekh Ahmad yang katanya
bermimpi bertemu Nabi saw. itu ialah tentang telah  dekatnya
hari kiamat.
 
Masalah  berita  kedekatan kiamat ini sebenarnya tidak perlu
mengikuti impian Syekh Ahmad  atau  Syekh  Umar,  karena  Al
Qur'an telah mengatakan dengan jelas:
 
    "... boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat
     waktunya." (Al Ahzab: 63)
 
Begitu pula Nabi saw. telah bersabda:
 
    "Aku dan hari kiamat diutus (secara berdekatan)
    seperti ini. Beliau (mengatakan demikian) sambil
    memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari
    tengahnya." (Muttafaq 'alaih dari hadits Anas dan
    Sahl bin Sa'ad)
 
Hal lain  dari  isi  wasiat  itu  ialah  bahwa  kaum  wanita
sekarang  sudah  banyak  yang  keluar rumah, dan banyak yang
telah menyimpang dari  agama.  Masalah  ini  pun  sebenarnya
tidak  perlu  mengambil sumber dari mimpi-mimpi, karena kita
sudah mempunyai kitab Allah  dan  sunnah  Rasul  yang  sudah
memuaskan untuk dijadikan pedoman. Allah berfirman:
 
    "... Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu
    agamamu, dan telah Kucukupkan nikmat-Ku atas kamu,
    dan telah Kuridhai Islam menjadi agamamu ..." (Al
    Maa'idah: 3)
 
Orang  yang  beranggapan  bahwa   Din   Islam   yang   telah
disempurnakan  Allah  ini  masih  memerlukan keterangan yang
diwasiatkan oleh orang yang tidak dikenal itu,  berarti  dia
meragukan  kesempurnaan  dan  kelengkapan Dinul Islam. Islam
telah sempurna dan telah lengkap,  tidak  memerlukan  wasiat
apa pun.
 
Isi   wasiat   tersebut   justru   merupakan  indikasi  yang
memperlihatkan kebohongan  dan  kepalsuan  wasiat  tersebut.
Sebab,  pewasiat  telah  mengancam  dan menakut-nakuti orang
yang tidak mau menyebarluaskannya  bahwa  ia  akan  mendapat
musibah  dan kesusahan, anaknya akan mati, dan hartanya akan
habis. Hal ini tidak pernah dikatakan oleh  seorang  manusia
pun  (yang  normal  pikirannya),  terhadap  kitab  Allah dan
Sunnah  Rasul-Nya.  Tidak  ada  perintah  bahwa  orang  yang
membaca  Al  Qur'an  harus  menulisnya  setelah itu kemudian
menyebarluaskannya kepada orang lain; dan jika  tidak,  akan
terkena  musibah. Begitu pula tidak ada perintah bahwa orang
yang   membaca   Shahih   Bukhari   harus   menulisnya   dan
menyebarluaskannya kepada khalayak ramai, sebab kalau tidak,
akan tertimpa musibah.
 
Kalau Al Qur'an dan Sunnah Rasul  saja  tidak  begitu,  maka
bagaimana   dengan  wasiat  yang  penuh  khurafat  itu?  Ini
merupakan sesuatu yang tidak mungkin  dibenarkan  oleh  akal
orang muslim yang memahami Islam dengan baik dan benar.
 
Kemudian  dalam  wasiat tersebut dikatakan bahwa si Fulan di
negeri ini  dan  ini  karena  telah  menyebarluaskan  wasiat
tersebut  ia mendapat rezeki sekian puluh ribu rupiah. Semua
itu merupakan khurafat dan penyesatan  terhadap  umat  Islam
dari  jalan  yang  benar  dan  dari  mengikuti  Sunnah serta
peraturan Allah terhadap alam semesta.
 
Untuk memperoleh rezeki, ada sebab-sebabnya, ada  jalan  dan
aturannya.  Adapun  bersandar  kepada  khayalan dan khurafat
seperti  dalam  wasiat  itu  adalah  merupakan  upaya  untuk
menyesatkan dan meyelewengkan akal pikiran umat Islam.
 
Kita  perlu  menjaga  dan mengawasi kaum muslimin agar tidak
membenarkan dan percaya kepada khurafat seperti ini dan agar
tidak  mempunyai  anggapan  bahwa orang yang menyebarluaskan
wasiat palsu tersebut akan mendapat syafaat dari  Nabi  saw.
sebagaimana yang dikatakan oleh penulis selebaran yang batil
itu.
 
Sesungguhnya  syafaat  Nabi  saw.  juga  diperuntukkan  bagi
umatnya yang pernah melakukan dosa-dosa besar. Hal ini sudah
disebutkan  dalam  hadits-hadits  sahih  (dan  tidak   perlu
bersumberkan   pada   wasiat   lewat   mimpi;  penj.)  bahwa
Rasulullah bersabda:
 
    "Orang yang paling berbahagia akan memperoleh
    syafaatku pada hari kiamat ialah orang yang telah
    mengikrarkan laa ilaaha illallah dengan perasaan
    ikhlas dan lubuk hatinya." (HR Bukhari)
 
Kami mohon kepada Allah Azza wa  Jalla  semoga  Ia  berkenan
menjadikan  umat Islam mengerti tentang agama mereka. Semoga
memberi petunjuk dan bimbingan kepada mereka ke  jalan  yang
lurus,   serta  melindungi  mereka  agar  tidak  mempercayai
berbagai khurafat, khayalan, dan kebatilan.
       

Tanggapan Dari Majelis Fatwa Kebangsaan Malaysia 1978:

KHURAFAT DAN BOLEH MENJATUHKAN
MURTAD

Majlis Fatwa Kebangsaan 1978 mengesahkan surat ini
ditulis oleh paderi-paderi biara Blessings of St Antonio,
Texas, USA pada tahun 1974/75 untuk mengelirukan umat Islam.
Penulis asal surat ini ialah mendiang Father Francis Jose de
Villa, seorang paderi Katolik dari Argentina berketurunan
Arab-Syria (bekas penganut Islam, nama asalnya Mohamed Elias
Skanbeg). Dia pernah bertugas di Instituto Sacristo
Convocione Reliogioso di Brindisi, Itali sebagai mubaligh
Katolik antara tahun 1966-1968di bawah Cardinal Agostino
Casaroli. Father de Villa meninggal dunia pada tahun 1980 di
Texas dalam usia 54 tahun.

Menurut Allahyarham Sayyed Mohamed Raisuddin Al-Hashimi
Al-Quraisy, penjaga makam Rasulullah SAW di Madinah antara
tahun 1967- hingga 1979, tidak ada penjaga makam bernama
Sheik Ahmad antara tahun 1881 hingga 1979. Penjaga makam di
Madinah ialah:

  • Sayyed Turki Abu Mohamed Abdul Razaque Al-Hashimi
    Al-Quraisy (1881-meninggal dunia 1932),
  • anaknya Sayyed Hashim Abu Faisal Abdul Jalil
    Al-Hashimi Al-Quraisy (1932-meninggal dunia 1934),
  • adiknya Sayyed Abdul Karim Mutawwi Al-Hashimi
    Al-Quraisy (1934-bersara 1966) dan
  • anak saudaranya Sayyed Mohamed Raisuddin bin Mohamed
    bin Abdul Razaque Al- Hashimi Al-Quraisyi (1967-meninggal
    dunia 1979).

Bekas menteri besar Perak Allahyarham Tan Sri Mohamed
Ghazali Jawi bertaubat dan mengucap kalimah syahadat sekali
lagi di hadapan Kadi Daerah Kinta pada tahun 1976 setelah
beliau mengaku pernah menerima dan mengirim surat ini kepada
dua puluh orang kawannya. Peristiwa ini berlaku tidak lama
sebelum beliau meninggal dunia. Bekas Kadi Daerah Kinta
meminta beliau mengucap semula kerana bimbang beliau telah
gugur syahadah (murtad).

Allahyarham Datuk Shafawi Mufti Selangor mengisytiharkan
bagi pihak Majlis Fatwa Kebangsaan bahawa barang siapa
dengan sengaja menyebarkan risalah ini adalah “melakukan
syirik dan tidak mustahil jatuh murtad melainkan dia
bertaubat dan menarik balik perbuatannya itu terhadap
sesiapa yang telahpun dikirimkan risalah ini”. (Surat
Keputusan Majlis Fatwa Kebangsaan Malaysia Bil.7/78/I).

Keputusan ini diiktiraf oleh Majlis Raja-raja Melayu
dalam mesyuaratnya di Pekan pada 16 Oktober 1978,
dipengerusikan oleh Almarhum Sultan Idris Shah, Perak.

Menurut Majlis Fatwa Kebangsaan 1978, menyebar surat ini
“termasuk dalam menyekutukan Allah S.W.T. dengan syirik yang
amat besar (shirk-i-kubra) serta mempermainkan Rasulullah
S.A.W. serta menyebar dengan niat tidak baik kekeliruan dan
muslihat di kalangan umat Islam.”. Lagipun,”surat ini
menggambarkan pembohongan yang amat besar terhadap junjungan
besar Nabi Muhammad S.A.W. serta ajaran baginda kerana
menggambarkan SHEIK AHMAD sebagai perawi hadith sesudah
kewafatan baginda”.

Allahyarham Datuk Sheik-ul-Islam Mufti Kedah dalam
Risalat Al-Aman 1983/Bil 8, surat ini “paling kurang
menimbulkan syirik kecil dan murtad secara tidak sengaja
terkeluar dari Islam, serta syirik yang besar jika sengaja
maka taubatnya tidak sah melainkan dibuat dengan
sesungguhnya. Adapun jika seseorang itu menyalin surat ini
kepada umat Islam lain, jatuhlah hukum ke atasnya
mentablighkan perkara syirik dan khurafat. Sesungguhnya
ulamak sependapat perbuatan itu sungguh besar syiriknya dan
boleh mengakibatkan murtad walaupun tanpa sadar
si-pengirim.”

Wassalam

Sumber: http://media.isnet.org

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: