Menjemput Rezeki Allah

Mudah-mudahan Allah SWT memberi tambahan kepada kita rezeki-Nya yang Maha Luas, dari langit dan dari bumi. Sungguh Dia Maha Kaya. Karena itu, janganlah berhenti memuliakan anak yatim, dan menginfakan sebagian rezeki yang Allah karuniakan kepada kita, kepada orang tua, karib kerabat, anak yatim, fakir miskin, dan untuk perjuangan fisabilillah. Mari kita dekati Allah dengan amal-amal kita. Dia tidak memerlukan harta kita. Kitalah yang memerlukan rezeki-Nya dan meminta makan kepada-Nya.

Allah SWT berfiman (yg artinya), “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS.65;2-3)

Jangan berburuk sangka kepada Allah. Senantiasalah kita berbaik sangka kepada Allah, sebab Allah Maha Tahu keperluan kita, Dia mengetahui apa yang didepan, dibelakang, diatas dan dibawah kita. Bila saat ini kita merasa seakan-akan sempit rezekinya, itu memang yang terbaik dari Allah, yang penting kita harus sabar, berdo’a dan tetap berusaha. Ingatlah, Dia Maha Tahu apa yang dibisikan oleh hati kita, dan Dia Maha Tahu segala niat kita, dan Dia Maha Tahu apa yang sedang kita kerjakan.

Allah SWT berfiman (yg artinya), “Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al Quran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS.10;61)

Maka maukah kita melakukan bisnis yang lebih baik daripada bisnis dunia, yang keuntungannya sangat kita harapkan, dan kita tidak akan pernah mengalami kerugian? Ya, kita pasti mau!

Allah SWT berfiman (yg artinya), “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” (QS.35;29)

Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Sofyan Efendi

Leave a Reply

%d bloggers like this: