Membuat Program Multiuser Dengan Front-End Microsoft Access dan Back-End Microsoft SQL Server (Bagian 4)

Alhamdulillah, kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, kita masih bisa belajar Access, sementara diberbagai belahan dunia lainnya, sahabat kita lainnya dalam kondisi peperangan, dilanda kesulitan, dan dicekam ketakutan. Ini adalah karunia dan nikmat yang besar. Marilah kita lanjutkan pembelajaran Access + SQL Server yang sempat tertunda dihari Jum’at minggu kemarin.

Maintenance Database

Wajib bagi sahabat semua membuat backup dan maintenance database secara periodik, misal harian dan mingguan.

Tanpa backup dan maintenance, apabila terjadi kerusakan database dsb, sahabat akan kesulitan mengambil database yang masih dalam keadaan baik. Untuk maintenance, meliputi Check Database Integrity, Optimization Database dan Reorganize Index. Boleh juga membuat sendiri job untuk mainetenance database ini secara manual, yakni tidak membuat secara wizard. Misal, di tempat saya, untuk Reorganize Index, procedurenya adalah sbb:

DECLARE @Database VARCHAR(255)

DECLARE @Table VARCHAR(255)

DECLARE @cmd NVARCHAR(500)

DECLARE @fillfactor INT

SET @fillfactor = 90

DECLARE DatabaseCursor CURSOR FOR

SELECT name FROM MASTER.dbo.sysdatabases

WHERE name IN (‘NamaDatabase1′,’ NamaDatabase2′,’ NamaDatabaseDst.. ‘)

ORDER BY 1

OPEN DatabaseCursor

FETCH NEXT FROM DatabaseCursor INTO @Database

WHILE @@FETCH_STATUS = 0

BEGIN

SET @cmd = ‘DECLARE TableCursor CURSOR FOR SELECT ”[” + table_catalog + ”].[” + table_schema + ”].[” +

table_name + ”]” as tableName FROM ‘ + @Database + ‘.INFORMATION_SCHEMA.TABLES

WHERE table_type = ”BASE TABLE”’

EXEC (@cmd)

OPEN TableCursor

FETCH NEXT FROM TableCursor INTO @Table

WHILE @@FETCH_STATUS = 0

BEGIN

IF (@@MICROSOFTVERSION / POWER(2, 24) >= 9)

BEGIN

— Untuk SQL 2005 atau versi yg lebih baru:

SET @cmd = ‘ALTER INDEX ALL ON ‘ + @Table + ‘ REBUILD WITH (FILLFACTOR = ‘ +CONVERT(VARCHAR(3),@fillfactor) + ‘)’

EXEC (@cmd)

END

ELSE

BEGIN

— Untuk SQL 2000:

DBCC DBREINDEX(@Table,’ ‘,@fillfactor)

END

FETCH NEXT FROM TableCursor INTO @Table

END

CLOSE TableCursor

DEALLOCATE TableCursor

FETCH NEXT FROM DatabaseCursor INTO @Database

END

CLOSE DatabaseCursor

DEALLOCATE DatabaseCursor

Intinya, sahabat diberi kebebasan dalam membuat job ini, kapan waktunya, dan procedure apa saja yang hendak dijalankan, tergantung dengan keperluan dan kebutuhan sahabat.

Hindari Ketergesa-Gesaan

Buru-buru dalam banyak keadaan selalu menimbulkan efek penyesalan dan ketidaksempurnaan. Karena itu, jangan tergesa-gesa membuat file Front-End (Microsoft Access File) sebelum sahabat yakinkan, bahwa database Back-End telah sempurna dibuat. Lebih baik lama dipondasi, daripada merombak bangunan. Tidak ada salahnya, setelah database selesai dibuat, dilihat sekali atau dua kali lagi semuanya, barangkali ada yang tertinggal dan terlupa, bisa diperbaiki sesuai dengan flowchart dan algoritma yang sahabat inginkan dalam program yang hendak sahabat buat tsb.

Maka Buatlah File Access Baru

Setelah semuanya OK, silahkan sahabat buat file Access baru, yakni yang masih kosong, tanpa object satupun. Formatnya bebas, boleh MDB atau ACCDB, namun bukan format Access Project, yakni ADP.

Link Table Ke Dalam Access Semua Table di Database SQL Server

Kemudian sahabat link seluruh table di database SQL Server yang sudah sahabat buat pada tahap sebelumnya kedalam file Access baru tsb, menggunakan DSN via ODBC. Pastikan server tempat SQL Server diinstall, menggunakan statis domain. Saat membuat DSN, boleh juga langsung menggunakan IP Addressnya, tidak lagi menggunakan nama servernya, kemudian padukan dengan nama SQL Servernya. Misal: 192.XXX.1.XXXFCI_DB . Terlihat disini, alamat server adalah 192.XXX.1.XXX dan nama SQL Servernya adalah FCI_DB.

Insya Allah kita lanjutkan kembali nanti…

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: