Materi Tematik | HAJI (Bagian 09)

🌍 BimbinganIslam.com
Rabu, 28 Dzulqa’dah 1437 H / 31 Agustus 2016 M
👤 Ustadz Firanda Andirja, MA
📔 Materi Tematik | HAJI (Bagian 09)

⬇ Download Audio: bit.ly/BiAS-FA-Haji-09

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwān dan Akhwāt yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta’āla.

Kita akan membahas rukun-rukun haji dan umrah.

• Apa bedanya antara rukun dengan syarat?

Pada pertemuan sebelumnya telah kita bahas syarat-syarat haji dan ini juga merupakan syarat-syarat umrah.

• Syarat-syarat haji yang telah kita sebutkan, yaitu:

√ Harus seorang muslim.
√ Berakal
√ Bāligh
√ Merdeka
√ Memiliki kemampuan

Bedanya syarat dan rukun adalah:

• Syarat

Perkara-perkara yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan ibadah haji, dan tidak berkaitan dengan ritual hajinya.

• Rukun Haji

Perkara-perkara  yang harus ada yang apabila tidak ada maka hajinya tidak sah namun dia berkaitan dengan ritual ibadah hajinya.

Contohnya shalāt.

Bila seseorang shalāt, apa saja syaratnya?

Syarat-syarat shalāt intinya:

√ Dia seorang muslim,
√ Dia berthaharah (bersuci)
√ dan sudah masuk waktu shalāt.

⇛Adapun rukun shalāt berkaitan dengan pelaksanaan waktu shalāt,
sedangkan syarat tadi sebelum shalāt.

Rukun shalāt berkaitan dengan ritual shalāt seperti berdiri, ruku, sujud, baca Al Fatihah, ini yang dimaksud dengan rukun.

Demikian juga yang berkaitan dengan haji, kalau kita berbicara tentang syarat-syarat haji yaitu tentang persiapan yang wajib harus dipenuhi sebelum melaksanakan ibadah haji seperti muslim, aqil, bāligh kemudian memiliki kemampuan.

Yang berkaitan dengan rukun-rukun haji yaitu berkaitan dengan ritual hajinya demikian juga rukun umrah yang berkaitan dengan rukun umrah.

Jadi apa yang dimaksud dengan rukun haji?

⇛ Rukun haji dan umrah yaitu yang wajib untuk dikerjakan tatkala pelaksanaan ritualnya dan tidak boleh diganti dengan apapun tidak bisa dibayar dengan dam.

Bedanya dengan wajib haji:

⇛ Wajib haji yaitu perkara yang harus didatangkan dalam ritual ibadah namun apabila tidak bisa dikerjakan, maka bisa dibayar dengan dam, artinya bisa ditambal dengan dam, adapun rukun tidak bisa ditambal.

Jika seseorang tidak mengerjakan rukun haji berarti hajinya tidak sah. Beda dengan wajib haji, kalau wajib haji tidak dikerjakan hajinya masih sah tapi dia bersalah, namun masih bisa ditambal dengan badal.

• Adapun umrah maka rukunnya 3 (tiga) yaitu:

⑴ Ihram
⑵ Thawāf
⑶ Sa’i

Tiga perkara diatas merupakan rukun haji juga akan tetapi untuk rukun haji ada tambahan, yaitu:

⑷ Wukuf di Padang Arafah

Ini adalah rukun haji umrah.

  1. Rukun pertama: Ihram

Adapun yang dimaksud dengan ihram adalah niat untuk masuk kedalam ritual ibadah. Dan ini tempatnya di hati, karena Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

“Sesungguhnya amalan tergantung niatnya dan setiap orang sesuai dengan apa yang dia niatkan.”

(Hadīts riwayat Imām Muslim dari shahābat Umar bin khathab radhiyallāhu Ta’āla ‘anhu)

Dan Ibnu Mundir dalam kitābnya Al ‘Ijma’ hal 55, telah berkata:

وأجمعوا على أنه إن أراد أن يهل بحج فأهل بعمرة , أو أراد يهل بعمرة فلبى بحج : أن اللازم ما عقد عليه قلبه , لا ما نطق به لسانه
“Para ulamā telah Ijmā’ bahwasanya jika ada seorang, dia niatnya ingin berihlal dengan haji (ingin masuk dalam ritual haji) tetapi lisannya mengucapkan:

“Labaik allāhuma umrah.”

(Padahal dalam hatinya ingin mengucapkan: “Labaik allāhuma hajjan“)

Atau sebaliknya dia niatnya ingin berumrah tetapi lisannya mengucapkan:

Labaik allāhuma hajjan.”

Maka yang jadi patokan bukan yang diucapkan oleh lisannya tetapi apa yang diniatkan oleh hatinya”

Oleh karenanya  para ulamā disini menjelaskan bahwasanya ucapan seorang tatkala hendak umrah, “Labaik allāhuma umrah,” atau. “Labaik allāhuma hajjan.” itu hanyalah ihlal yaitu syiar dari haji karena niat tetap tempatnya di hati, bukan yang menjadi patokan yang diucapkan oleh lisan.

Ini dalīl bahwasanya ihram adalah niat untuk masuk dalam nusukh.

Niat adalah rukun yang pertama.

Wallāhu Ta’āla A’lam bish shawab
__
PENDAFTARAN Grup WhatsApp
BIMBINGAN ISLAM Gelombang 06

⏰  WAKTU PENDAFTARAN

Kamis, 01 Dzulqa’dah 1437H /
04 Agustus 2016M

sampai dengan

Sabtu, 15 Dzulhijjah 1437H /
17 September 2016M

🌐  LINK PENDAFTARAN
Pendaftaran dapat dilakukan melalui link:
http://BimbinganIslam.com/PendaftaranAnggota

🔓  PEMBUKAAN GRUP
Sabtu, 29 Dzulhijjah 1437H / 01 Oktober 2016M

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: