Kesedihan, …

Kesedihan adalah teman akrab kecemasan.  Bersedih itu hanya akan memadamkan kobaran api semangat, meredakan tekad dan membekukan jiwa.

Mengapa demikian ?

Tak lain, karena kesedihan hanya memiliki daya yang menghentikan dan bukan menggerakan.  Dan itu artinya sama sekali tidak bermanfaat bagi hati.  Maka dari itu, setan selalu berupaya agar seorang hamba bersedih untuk menghentikan setiap langkah dan niat baiknya. Ini telah diperingatkan Allah dalam firman-Nya,

“Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari setan supaya orang-orang mukmin berduka cita” ( QS:Al Mujadilah:10)

Bersedih itu tidak diajarkan dan tidak bermanfaat, maka dari itu Rasulullah SAW senantiasa memohon perlindungan dari Allah agar dijauhkan dari kesedihan.

Meski demikian, pada tahap tertentu kesedihan memang tidak dapat dihindari dan seseorang terpaksa harus bersedih karena suatu kenyataan.  Maka dari itu, ketika seorang hamba ditimpa kesedihan hendaknya ia senantiasa melawannya dengan do’a, amalan dan ibadah yang lain yang memungkinkan untuk mengusirnya.

Jangan lupa memohon kepada Allah SWT agar selalu diberi kehidupan yang baik dan diridhai, kejernihan hati dan kelapangan pikiran. Itulah syurga dunia.  Sebagian ulama mengatakan bahwa didunia itu terdapat syurga, dan barang siapa tidak pernah memasuki syurga dunia, maka ia tidak akan masuk syurga akhirat.

Allah SWT adalah satu-satunya Dzat yang pantas kita mohon agar melapangkan hati kita dengan cahaya iman, menunjukan hati kepada jalan-Nya yang lurus, dan menyelamatkan kita dari kehidupan yang susah dan menyesakan.

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: