KATA PENGANTAR

 

Kata Pengantar

 

Segala puji dan syukur dipanjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah, taufuk dan ni’mat kepada seluruh makhluk-Nya. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi besar Muhammad SAW, pembawa rahmat bagi seluruh alam dan hujjah bagi seluruh manusia dan jin, yang diutus Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak dan sebagai penutup risalah kenabian. Muhammad SAW adalah seorang nabi yang diutus untuk memperbaiki akhlak dengan sabdanya: “Saya diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia”.

Islam mengkaitkan akhlak dengan ibadah dan menjadikan etika sebagai hasil dari ibadah. Hasil menegakkan shalat adalah menjauhi perbuatan keji dan munkar, hasil menunaikan zakat adalah mensucikan dan menentramkan jiwa, hasil melaksanakan puasa dengan ikhlas dan karena Allah SWT menjadikan manusia muslim taqwa, sedangkan hasil mengerjakan ibadah hajji adalah Allah SWT menerima ketakwaan dari  yang melaksanakannya. Jika seluruh aktivitas ibadah itu tidak menjadikan manusia Muslim berakhlak mulia, maka hilanglah nilai-nilai ibadah itu di sisi Allah SWT.

Islam juga mengkaitkan masalah-masalah mu’amalah dengan etika ekonomi, yaitu kejujuran, amanah, adil, ihsan, kebajikan, silahturahmi, dan kasih sayang. Selain itu juga Islam mengkaitkan seluruh aktivitas kehidupan dengan etika.

Buku tentang “Etika Ekonomi Islam Tela’ah Teoritis tentang Pemerataan Pendapatan” ini memaparkan tentang pentingnya etika dalam ekonomi, kedudukan dan pengaruhnya dalam lapangan ekonomi yang berbeda-beda, baik dalam bidang produksi dan konsumsi, maupun dalam bidang distribusi. Ekonomi Islam yang senantiasa berlandaskan etika berbeda dengan ekonomi lainnya, seperti ekonomi kapitalis dan sosialis. Adapun pembahasan dalam buku ini, selain bersumber dari al-Qur’an dan al-Hadits, juga melansir pendapat para ulama dan para cendikiawan, baik Muslim maupun non Muslim.

Harapan penulis, tidak lain semoga buku ini bermanfa’at bagi para pembaca, baik bagi mahasiswa, maupun masyarakat Muslim pada umumnya, walaupun mungkin buku ini dipandang hanya sebagai lilin yang dapat menerangi dalam ruangan yang terbatas. Bagaimanapun penulis berpegang kepada peribahasa “Tiada gading yang tak retak” dan setiap yang berusaha akan memperoleh hasil dari usahanya, walaupun hasil itu tidak memuaskan. Karena semua perbuatan itu tergantung dari pada niatnya, maka penulis berusaha agar niat dalam menulis buku ini ikhlas dan semata-mata hanya karena Allah SWT. Segala tanggapan, koreksi dan sebagainya dari pembaca, penulis terima dengan ketulusan hati dan lapang dada, demi perbaikan buku ini di kemudian hari.

Demikianlah, sebagai kata akhir penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Prof. Dr. Hj. Huzaemah T.Yanggo, MA, dan Bapak  Dr. Ir. H. Murza Sarkani Putra, yang keduanya memberi semangat dan dorongan kepada penulis untuk menyelesaikan penulisan buku ini. Kepada semua pihak yang telah membantu atas penerbitan buku ini, terutama sekali Penerbit  “Saudara”, penulis mengucap terima kasih sebesar-besarnya.

Hanya kepada Allah SWT jualah segala amal perbuatan penulis serahkan, semoga Allah SWT dapat membalasnya.

 

Wabillahi al-Taufik wa al-Hidayah

 

Serang, Januari 2001

 

H. M. Junus Gozali

 

 

 

 

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: