Halaqah 35 | Keadaan Orang-Orang Yang Beriman Yang Berdosa Pada Hari Kiamat

🌎 BimbinganIslam.com
Senin, 16 Muharram 1438 H / 17 Oktober 2016 M
👤 Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
🔊 Halaqah 35 | Keadaan Orang-Orang Yang Beriman Yang Berdosa Pada Hari Kiamat
⬇ Link Download: bit.ly/BiAS02-AR-S05-H35
➖➖➖➖➖➖➖

KEADAAN ORANG YANG BERIMAN YANG BERDOSA DI HARI KIAMAT

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Halaqah yang ke-35 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang “Keadaan Orang-orang Yang Beriman Yang Berdosa Di Hari Kiamat”.

Iman dan amal shalih adalah sebab seseorang mendapatkan keamanan di hari kiamat.

Sebaliknya, dosa-dosa dan maksiat bagi seorang mukmin akan menjadi sebab kesusahan di hari kiamat.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

أَمْ حَسِبَ الَّذينَ اجْتَرَحُوا السَّيِّئاتِ أَنْ نَجْعَلَهُمْ كَالَّذينَ آمَنُوا وَ عَمِلُوا الصَّالِحاتِ سَواءً مَحْياهُمْ وَ مَماتُهُمْ ساءَ ما يَحْكُمُونَ

“Apakah orang-orang yang melakukan dosa menyangka bahwa Kami akan menjadikan mereka seperti orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih?

Yaitu sama antara kehidupan dan kematian mereka. Amat buruklah apa yang mereka sangka tersebut.”
(QS Al Jātsiyah: 21)

◆ Orang yang tidak membayar zakat emas dan perak, maka akan di setrika dahi, lambung dan punggung mereka dengan lempengan emas dan perak yang dipanaskan di neraka Jahannam.

◆ Orang yang memiliki unta dan dia tidak membayar zakatnya, maka dia akan ditelentangkan di tempat yang rata kemudian unta-unta tersebut akan menginjak-injaknya dan menggigitnya.

◆ Orang yang memiliki sapi dan kambing kemudian dia tidak membayar zakatnya, maka hewan-hewan tersebut akan menginjak-injaknya dan menanduknya.

Demikian dilakukan terhadap mereka sampai hari keputusan.
(HR Muslim)

◆ Orang-orang yang meminta kepada orang lain bukan dengan alasan yang dibenarkan secara syariat, tapi hanya karena ingin memperbanyak hartanya maka akan datang pada hari tersebut dalam keadaan wajah tidak berdaging.

مَا يزَالَ الرَّجُلُ يَسْأَلُ النَّاسَ، حَتَّى يَأْتِيَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِيْ وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ

“Senantiasa seseorang meminta kepada manusia, sampai datang kepada hari kiamat dalam keadaan tidak ada di wajahnya sepotong dagingpun.”
(Hadits shahih, riwayat Bukhari dan Muslim)

◆ Orang yang pernah melakukan ghulul yaitu mengambil sebagian harta rampasan perang secara sembunyi-sembunyi, maka dia akan membawa harta tersebut pada hari kiamat.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

وَمَن يَغۡلُلۡ يَأۡتِ بِمَا غَلَّ يَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ‌ۚ

“Dan barangsiapa yang melakukan ghulul, maka dia akan membawa harta ghulul tersebut pada hari kiamat.”
(QS Āli ‘Imrān: 161)

◆ Orang yang berkhianat di dunia, maka akan diberikan bendera di hari kiamat. Kemudian dikatakan “Ini adalah pengkhianatan Fulān bin Fulān”.
(HR Muslim)

Sehingga manusia saat itu di Padang Mahsyar mengetahui bahwasanya ia adalah seorang pengkhianat.

Dan masuk dalam makna pengkhianatan adalah:

⑴ Pengkhianatan rakyat terhadap penguasa yang sah.
⑵ Pengkhianatan penguasa terhadap rakyatnya.
⑶ Pengkhianatan di dalam perjanjian.
⑷ Dan lain-lain.

⇒ Semakin besar pengkhianatan seseorang, maka akan semakin tinggi benderanya.

◆ Orang-orang yang sombong di dunia, maka akan dikumpulkan di Padang Mahsyar sebesar semut-semut kecil dalam bentuk manusia.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda yang artinya:

◆ Akan dikumpulkan orang-orang yang sombong di hari kiamat sebesar semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti kehinaan dari semua arah.
(Hadits hasan riwayat Tirmidzi)

◆ Orang yang meludah ke arah kiblat, maka ludahnya akan berada di antara dua matanya.
(Hadits shahih riwayat Abū Dāwūd)

Demikianlah keadaan sebagian orang-orang yang beriman yang berdosa di Padang Mahsyar.

◆ Dan barang siapa yang menutup aib seorang Muslim di dunia, maka Allāh Subhānahu wa Ta’āla akan menutup aibnya di hari kiamat.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda:

و من ستر مسلما ستره الله يوم القيامة

“Dan barang siapa yang menutupi aib seorang Muslim maka Allāh Subhānahu wa Ta’āla akan menutup aibnya di hari kiamat.”
(HR Bukhari dan Muslim)

Itulah yang bisa kita sampaikan, dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy
Di kota Al Madīnah

✒ Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS


Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: