Halaqah 23 | Terbitnya Matahari Dari Barat 5/5 (1)
5/51

🌍 BimbinganIslam.com
Rabu, 11 Sya’ban 1437 H / 18 Mei 2016 M
👤 Ustadz Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
🔊 Halaqah 23 | Terbitnya Matahari Dari Barat
▶Download Audio: http://bit.ly/BiAS-AR-S05-H23
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

TERBITNYA MATAHARI DARI BARAT

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله و صحبه أجمعين

Halaqah yang ke-23 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang “Terbitnya Matahari Dari Barat”.

Matahari setiap harinya meminta izin kepada Allāh untuk terbit dari timur.

Sampai ketika sudah waktunya maka Allāh Subhānahu wa Ta’āla tidak mengizinkan matahari untuk terbit dari timur.

Dan menyuruhnya kembali dari tempat dia datang, yaitu arah barat.

Akhirnya terbitlah matahari dari barat.

(Hadīts ini shahīh diriwayatkan oleh Al-Imām Al-Bukhari rahimahullāh)

Terbitnya matahari dari barat adalah termasuk tanda-tanda besar dekatnya hari kiamat.

Apabila manusia melihatnya, maka mereka akan beriman semuanya dan akan yakin bahwa kiamat memang sudah dekat.

Allāh Subhānahu wa Ta’āla berfirman:

هَلۡ يَنظُرُونَ إِلَّآ أَن تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةُ أَوۡ يَأۡتِىَ رَبُّكَ أَوۡ يَأۡتِىَ بَعۡضُ ءَايَـٰتِ رَبِّكَ‌ۗ يَوۡمَ يَأۡتِى بَعۡضُ ءَايَـٰتِ رَبِّكَ لَا يَنفَعُ نَفۡسًا إِيمَـٰنُہَا لَمۡ تَكُنۡ ءَامَنَتۡ مِن قَبۡلُ أَوۡ كَسَبَتۡ فِىٓ إِيمَـٰنِہَا خَيۡرً۬ا‌ۗ قُلِ ٱنتَظِرُوٓاْ إِنَّا مُنتَظِرُونَ

“Tidaklah mereka menunggu kecuali kedatangan para malaikat (yaitu malaikat maut) atau kedatangan Allāh atau kedatangan sebagian tanda-tanda kebesaran Allāh.

Hari ketika datang sebagian tanda-tanda kebesaran Tuhan-mu, tidak akan bermanfaat iman seseorang yang tidak beriman sebelumnya atau belum beramal kebaikan di dalam imannya. Katakanlah, “Tunggulah, sesungguhnya kita juga menunggu.”

(QS Al An’ām 158)

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhāri dan Muslim, Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam menafsirkan bahwa tanda kebesaran Allāh di dalam ayat ini adalah terbitnya matahari dari barat.

Saat itu,
√ Orang kafir bertaubat dari kekafirannya.
√ Orang yang beriman yang sebelumnya menyia-nyiakan amal shalih maka dia akan bertaubat dan beramal shalih.

Namun pintu taubat di kala itu sudah tertutup dan amal tidak akan diterima karena dilakukan di saat terpaksa.

Kecuali orang mukmin yang sebelum munculnya matahari dari barat sudah beriman dan beramal shalih, maka amalannya akan diterima.

Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya segera bertaubat kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla dari segala dosa, bagaimanapun besar dosa yang dia miliki dan jangan menundanya.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam bersabda,

مَنْ تَابَ قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا تَابَ اللَّهُ عَلَيْهِ

“Barang siapa yang bertaubat sebelum terbitnya matahari dari barat, maka Allāh Subhānahu wa Ta’āla akan menerima taubatnya.”
(HR Muslim)

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah kali ini dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

‘Abdullāh Roy
Di kota Al-Madīnah

Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS


Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: