Halaqah 10 | Nikmat Dan Adzab Kubur (bagian 2)

🌍 BimbinganIslam.com
Kamis, 22 Jumādal Akhir 1437 H / 31 Maret 2016 M
👤 Ustadz ‘Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
🔊 Halaqah 10 | Nikmat Dan Adzab Kubur (bagian 2)
⬇ Download audio: https://goo.gl/5j9eFB
➖➖➖➖➖➖➖

NIKMAT DAN ADZAB KUBUR (Bagian 2)

السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة و السلام على رسول الله و على آله وصحبه أجمعين

Halaqah yang ke-10 dari Silsilah Beriman kepada Hari Akhir adalah tentang “Nikmat Dan Adzab Kubur (Bagian 2)”.

Di dalam hadist Al Barra’ radhiyallāhu ‘anhu di sebutkan bahwasanya:

⑴ Orang yang beriman apabila bisa menjawab fitnah kubur dengan baik akan:

✓Diberi alas dari surga.
✓Diberi pakaian dari surga.
✓Dibuka pintu menuju surga sehingga ia diterpa angin surga dan mencium wanginya bau surga.
✓Diluaskan kuburannya sejauh mata memandang.
✓Ditemani amal shalih yang selama ini lakukan di dunia, yang Allāh wujudkan berupa seorang yang:

• Berwajah bagus
• Berpakaian indah
• Berbau wangi

Adapun,

⑵ Orang yang kafir ketika tidak bisa menjawab fitnah kubur dia akan:

✓Diberi alas dari neraka.
✓Pakaian dari neraka.
✓Dibuka pintu menuju neraka sehingga dia diterpa angin yang panas dari neraka.
✓Disempitkan kuburnya sehingga tulang rusuknya saling bersilangan.
✓Ditemani dosa-dosa yang selama ini dilakukan di dunia yang Allāh wujudkan berupa seorang yang:

• Buruk rupa dan pakaian
• Menyengat bau badannya.

◆ Secara umum, kemaksiatan adalah sebab adzab kubur.

Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam telah menyebutkan beberapa kemaksiatan yang merupakan sebab adzab kubur diantaranya:

⑴ Namimah (mengadu domba).
⑵ Tidak menjaga kesucian diri dan juga pakaian dari air kencing.

⇒ Sebagaimana di dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan juga Muslim.

◆ Adzab kubur bagi orang yang beriman bisa terhenti dan terputus dengan sebab tertentu, diantaranya adalah :

• ⑴ Doa orang yang berziarah.
• ⑵ Menghindari kemaksiatan.
• ⑶ Bertaubat dari kemaksiatan.
• ⑷ Berdo’a sebelum salam yang diajarkan Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam hendaklah jangan diremehkan meskipun hukumnya sunnah.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ،و مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ.

(HR Muslim)

Kita memohon kepada Allāh Subhānahu wa Ta’āla semoga Allāh Subhānahu wa Ta’āla melindungi kita semua dari adzab kubur.

Dan sampai bertemu kembali pada halaqah yang selanjutnya.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

‘Abdullah Roy,
Di kota Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam

✒Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS


av035prjn7vnhi1rpoxej3ex5hkis7djztc_la78hjgk

Leave a Reply

%d bloggers like this: