Hadits Lemah & Palsu 0096

Silsilah Hadits Dha’if dan Maudhu’
Jilid 1 Muhammad Nashruddin al-Albani

Hadits 96 

Sesungguhnya Allah mencintai hamba yang mukmin, yang tertimpa fitnah, yang banyak bertobat.”

Hadits ini maudhu’. Telah diriwayatkan oleh Abdullah bin Ahmad dalam Zawa’id al-Musnad, dengan nomor 605, dan 810, juga oleh Abu Naim dalam kitab al-Haliyyah III /178-179, dengan sanad dari Abi Abdillah Musalmali ar-Razi, dari Abi Amr al-Bajali, dari Abdul Malik bin Sufyan ats-Tsaqafi.

Sanad ini maudhu’. Dalam biograftnya, Abu Abdillah ar-Razi tidak dikenal sebagai perawi. Inilah pernyataan Ibnu Hajar. Sedangkan Abu Amr al-Bajali adalah Ubaidah. Ibnu Hibban berkata, “Tidak dibenarkan riwayatnya untuk dijadikan dalil.” Kemudian Abdul Malik bin Sufyan telah dinyatakan oleh al-Husaini sebagai perawi majhul (tak dikenal). Pernyataaan al-Husaini dibenarkan oleh al-Iraqi.

Leave a Reply

%d bloggers like this: