Hadits Lemah & Palsu 0071

Silsilah Hadits Dha’if dan Maudhu’
Jilid 1 Muhammad Nashruddin al-Albani

Hadits 71 

Takbir (Allahu Akbar) itu diperpanjang.

Ibnu Hajar dan as-Sakhawi menyatakan bahwa riwayat ini tidak ada sumbernya. As-Suyuthi juga berpendapat demikian seraya berkata bahwa itu adalah ucapan Ibrahim an-Nakha’i.

Di samping itu, hadits tersebut tidak mempunyai sumber marfu’. Dilihat dari segi maknanya pun, yang dimaksud adalah takbir dalam shalat, seperti yang dapat dipahami dari keterangan as-Sayuthi yang pernah ia ungkapkan dalam kitab khusus yang berkenaan dengan hadits maudhu’ ini, yang diberinya judul al-Hawi lii Fatawa II/71. Jadi, bukanlah termasuk takbir dalam azan seperti yang dipahami oleh sekelompok firqah.

Leave a Reply

%d bloggers like this: