Bab 301. Larangan Memaksakan Diri Akan Perbuatan Dan Ucapan Yang Tidak Ada Kemaslahatan Di Dalamnya Dengan Kemasyarakatan

 

Bab 301. Larangan Memaksakan Diri Akan Perbuatan Dan Ucapan Yang Tidak Ada Kemaslahatan Di Dalamnya Dengan Kemasyarakatan

 

 

Allah Ta’ala berfirman: “Katakanlah: Saya tidak meminta upah kepadamu semua karena usahaku ini dan saya bukannya golongan orang yang memaksa-maksakan diri.” (Shad: 86)

 

1652. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Kita semua dilarang dari memaksa-maksakan diri.” (Riwayat Bukhari)

 

1653. Dari Masruq, katanya: “Kita masuk ke tempat Abdullah bin Mas’ud r.a., lalu ia berkata: “Hai sekalian manusia, barangsiapa yang mengerti tentang sesuatu ilmu pengetahuan, maka hendaklah mengucapkan itu -yakni menerangkan sepanjang yang diketahuinya- dan barangsiapa yang tidak mengerti, maka hendaklah mengucapkan saja: “Allahu a’lam -yakni Allah adalah lebih mengetahui akan hal itu-. Sebab sesungguhnya termasuk sesuatu ilmu pula, jikalau seorang itu mengucapkan terhadap sesuatu yang tidak diketahui olehnya dengan ucapan: Allah a’lam. Allah Ta’ala berfirman kepada Nabinya s.a.w.: “Katakanlah -wahai Muhammad-: Saya tidak meminta upah kepadamu semua karena usahaku ini dan saya bukannya golongan orang yang memaksa-maksakan diri.” (Riwayat Bukhari)


Sumber:

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: