Beberapa hadits dha’if dalam Riyadus Shalihin – Bab222

Bab 222. Keutamaan Segera Berbuka Puasa

 

39/1243. Abu Hurairah berkata,

 

 قَالَ رسولُ الله – صلى الله عليه وسلم – : (( قَالَ اللهُ – عز وجل – : أحَبُّ عِبَادِي إلَيَّ أعْجَلُهُمْ فِطْراً )) رواه الترمذي ، وقال : حديث حسن

 

Rasulullah SAW bersabda, Allah SWT berfirman, ”Hamba-Ku yang lebih Aku sukai ialah yang menyegerakan berbuka (pada waktunya) (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, “Hadits ini hasan’).

 

Keterangan:

 

Sanad hadits tersebut dha’if, karena ada seorang perawi yang bernama Qurrah bin Abdurrahman, dia buruk hafalannya. Ibnu Hibban menguatkan Qurrah, tetapi jumhur ahli hadits melemahkannya, sehingga pendapat yang diterima adalah pendapat jumhur. Hadits tersebut bisa dipakai sebagai syahid untuk hadits-hadits lain yang semakna dengannya. Dengan demikian penghasanan hadits tersebut (oleh At-Tirmidzi) tidak dapat dikatakan sebagai hadits yang berderajat hasan. Wallahu a’lam. Lihat Bahjatun-Nazhirin hadits no. 1235 dan Takhrij Riyadhush-Shalihin hadits no. 1235.

 

40/1246. Salman bin Amir RA dari Nabi SAW, beliau bersabda,

 

 إِذَا أفْطَرَ أحَدُكُمْ ، فَلْيُفْطِرْ عَلَى تَمْرٍ ، فَإنْ لَمْ يَجِدْ ، فَلْيُفْطِرْ عَلَى مَاءٍ ؛ فإنَّهُ طَهُورٌ رواه أَبُو داود والترمذي ، وقال : حديث حسن

 

Jika Salah seorang kalian berbuka, hendaklah berbuka dengan kurma, karena kurma itu berkah. Kalau tidak ada kurma maka dengan air, karena ia suci”. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dia berkata: “Hadits ini hasan'”)

 

Keterangan:

 

Hadits ini dha’if dan sudah dijelaskan pada hadits nomor 6/337.

 

 

Sumber: Hadits-hadits Dhaif Dalam Riyadus Shalihin – Muhammad Nashiruddin Al-Albani – Pustaka Azam (CHM file oleh : Yoga Buldozer)

Leave a Reply

%d bloggers like this: