Bab 156. Sunnahnya Memperbanyakkan Orang Yang Menshalatkan Jenazah Dan Membuat Barisan-barisan Orang-orang Yang Menshalatkan Itu Menjadi Tiga Shaf -Baris- Atau Lebih

 

Bab 156. Sunnahnya Memperbanyakkan Orang Yang Menshalatkan Jenazah Dan Membuat Barisan-barisan Orang-orang Yang Menshalatkan Itu Menjadi Tiga Shaf -Baris- Atau Lebih

 

 

929. Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada seorang mayitpun yang dishalatkan oleh sesuatu umat dari kaum Muslimin yang sampai berjumlah seratus orang yang semuanya memohonkan syafaat -yakni pertolongan supaya diampuni dosa-dosanya- kepada mayit tadi, melainkan Allah akan mengabulkan permohonan syafaat mereka itu pada mayit tersebut.” (Riwayat Muslim)

 

930. Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada seorang Muslimpun yang mati, lalu jenazahnya dishalatkan oleh empat puluh orang yang semuanya tidak menyekutukan sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan mengabulkan permohonan syafaat orang-orang yang menshalatkan itu -yakni mohon pertolongan kepada Allah agar diampuni dosa-dosanya- bagi mayit tersebut.” (Riwayat Muslim)

 

931. Dari Martsad bin Abdullah al-Yazani, katanya: “Malik bin Hubairah itu apabila menshalatkan jenazah dan dianggapnya sedikit orang-orang yang ikut menshalatkan itu, maka mereka itu dibaginya rnenjadi tiga bagian -yakni tiga baris-. Kemudian ia berkata: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang dishalatkan oleh tiga baris, maka ia dapat dipastikan untuk diampuni dosanya.” Diriwayatkan oleh imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ia adalah hadits hasan.


Sumber:

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: