Beberapa hadits dha’if dalam Riyadus Shalihin – Bab010

Bab 10. Berlomba-lomba Dalam Menganjurkan Kebaikan dan Mengerjakannya Tanpa Ragu-ragu

 

3/94. Dari Abu Hurairah RA, Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,

بادِرُوا بِالأَعْمَالِ سَبْعاً ، هَلْ تَنْتَظِرُونَ إلاَّ فَقراً مُنسياً ، أَوْ غِنىً مُطغِياً ، أَوْ مَرَضاً مُفسِداً ، أَوْ هَرَماً مُفْنداً ، أَوْ مَوتاً مُجْهزاً ، أَوْ الدَّجَّالَ فَشَرُّ غَائِبٍ يُنْتَظَرُ ، أَوْ السَّاعَةَ فالسَّاعَةُ أدهَى وَأَمَرُّ

 

Segeralah beramal kebaikan sebelum datang tujuh perkara. Apakah yang kamu nantikan selain kemiskinan yang akan melupakan kamu dari kewajiban, atau kekayaan yang akan menimbulkan rasa angkuh yang melampui batas, atau suatu penyakit yang merusak, atau masa tua yang menimbulkan pikun dan habis tenaga, atau kematian yang cepat, atau adanya Dajjal (penipu), maka ia sejahat-jahat yang dinantikan, atau datang hari kiamat, dan hari kiamat itu lebih berat dan lebih sukar. (HR. Tirmidzi, ia mengatakan bahwa hadits ini hasan’.)

 

Keterangan:

 

Sanad hadits ini dha’if sekali, karena ada perawi yang bemama Muhriz bin Harun, Al Hafizh berkata dalam At-Taqrib, “Dia orang yang matruk (ditinggalkan haditsnya, tidak boleh diambil)”. Al Bukhari berkata, “Munkarul hadits”. Sedangkan Abu Hatim Ar-Razi berkata, “Ia orang yang tidak kuat periwayatannya”

 

Lihat kitab Silsilah Al Ahadits Adh-Dha’ifah hadits no. 1666. Dha’if Sunan At-Tirmidzi hadits no. 400; Dha’iful Jami’ hadits no. 2315; Bahjatun-Nazhirin hadits no. 93 dan Takhrij Riyadhus hadits no. 93.

 

Sumber: Hadits-hadits Dhaif Dalam Riyadus Shalihin – Muhammad Nashiruddin Al-Albani – Pustaka Azam (CHM file oleh : Yoga Buldozer)

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: