BAB IV. AZKAR

1. FADHILAH ZIKIR.

2. ZIKIR PAGI DAN PETANG.

3. ZIKIR MUTLAQ.

4. ZIKIR MUQAYYAD.


ZIKIR DALAM KONDISI BIASA.


ZIKIR YANG DIUCAPKAN DALAM KONDISI SULIT.


ZIKIR YANG DIUCAPKAN SAAT TERTENTU.

5. DOA DAN ZIKIR YANG DAPAT MELINDUNGI DIRI DARI SETAN

6. TERAPI SIHIR DAN KESURUPAN.

7. RUQYAH A’IN.

FADHILAH ZIKIR.

Sunah Nabi shallallahu `alaihi wasallam dalam berzikir:

Nabi shallallahu `alaihi wasallam adalah orang yang berzikir paling sempurna, beliau berzikir kepada Allah setiap saat dan keadaan, seluruh ucapannya hanya seputar zikir, perintah, larangan dan syariatnya merupakan zikir kepada Allah Subhanahu. Beliau memberitakan tentang Asma, sifat, perbuatan dan hukum Allah juga merupakan zikir. Beliau bertahmid, bertasbih, mengagungkan, menyanjung, meminta, berdoa, takut dan harap kepada Allah semuanya itu merupakan zikir kepada-Nya.

Dalam bab ini saya akan menjelaskan zikir-zikir yang terdapat dalam Al Quran dan Sunah Nabi.

Zikrullah adalah ibadah yang paling ringan, paling mudah, paling agung dan paling utama. Karena gerak lidah adalah gerakan yang paling ringan. Dan Allah telah menjanjikan karunia dan pahala khusus yang tidak terdapat dalam amalan lain.

Sifat zikir dan doa:

Hukum asal zikir dan doa adalah dengan suara pelan. Maka menjaharkan zikir dan doa merupakan pengecualian yang juga harus bedasarkan syariat.

Allah taala berfirman:


Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (Q.S. Al A’raaf: 25 ) .

Allah taala berfirman:


Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (Q.S. Al A’raaf: 55).

Faedah zikrullah Azza wa Jalla:

Berzikir memiliki faedah yang sangat banyak dan besar, diantaranya:

Allah menjadi ridha, mengusir setan, memudahkan hal yang sulit, meringankan hal yang berat, membuang keburukan, menghilangkan gundah gulana dalam jiwa,menguatkan jiwa dan raga, memberi cahaya kepada jiwa dan wajah, membawa rizki, menyirnakan rasa takut dan zikir adalah tanaman di surga.

Zikir menghapus dosa serta melenyapkannya, menyelamatkan diri dari azab Allah, membuang tabir penghalang antara hamba dan Rabbnya, membuat hamba selalu ingat kepada Rabbnya, menimbulkan mahabbah kepada Allah, berserah diri kepada-Nya, hampir dengan-Nya . zikrullah memberikan pelakunya kekuatan, wibawa, kebesaran jiwa dan cahaya. Zikrullah juga sebab turunnya ketenangan dan rahmat untuk pelakunya, para malaikat mengitarinya, Allah membanggakan pelakunya di hadapan para malaikat. Karena itulah Allah memerintahkan kita agar selalu berzikir.

Allah taala berfirman:


Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. (Q.S. Al Ahzab: 41-42 ).

Al Baqiyat Shalihat:

Subhanallah: maknanya; mensucikan Allah dari segala aib dan kekurangan, menafikan sekutu-Nya dalam hal rububiyyah dan uluhiyyah serta menafikan hal yang serupa dalam Asma dan sifat-Nya.

Alhamdulillah: maknanya; menetapkan seluruh pujian untuk-Nya. Hanya Dia-lah yang terpuji dalam hal zat, Asma dan Sifat-Nya, Dia-lah yang terpuji atas perbuatan, nikmat agama dan syariat-Nya.

Laailaha illa Allah: maknanya; tidak ada sesembahan yang hak selain Allah, kalimat ini menafikan beribadah kepada makhluk serta menetapkan ibadah hanya untuk Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya.

Allahu Akbar: maknanya; menetapkan seluruh sifat keagungan , kebesaran dan keangkuhan pd Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya.

Laa haula wala quwwata illa billah: makna; bahwa Allah semata pemilik daya dan upaya, tidak ada yang dapat mengubah suatu keadaan selain Allah dan tidak mungkin kita melakukan suatu pekerjaan tanpa pertolongan Allah.

Fadhilah zikrullah:

Allah taala berfirman:


Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (Q.S. Al Baqarah: 152 ) .

Allah taala berfirman:


(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Q.S. Ar Ra’ad : 28 ) .

Allah taala berfirman:


laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (Q.S. Al Ahzab: 35 ) .


Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu, dari Rasulullah shallallahualaihi wasallam, bahwa ia bersabda: ” Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Allah Ta’ala berfirman: “Aku memberi hamba-Ku balasan sesuai dengan dugaannya terhadap-Ku, dan Aku selalu bersamanya bila dia berzikir kepada-Ku, jika ia berzikir kepada-Ku di saat sendiri, maka Aku menyebutnya sendiri, dan jika ia berzikir kepada-Ku di khalayak ramai maka Aku menyebutnya di khalayak ramai yang lebih baik daripada mereka, Bila ia mendekatkan diri kepada-Ku sejengkal, aku akan mendekatinya sehasta, dan apabila ia mendekatkan diri kepada-Ku sehasta, Aku mendekat kepadanya sedepa, dan apabila ia mendatangi-Ku dengan berjalan Aku mendatanginya dengan berlari.” Muttafaq ‘alaih. (muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 7405 dan Muslim no hadist : 2675)


Dari Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu anhu., dari Nabi shallallahualaihi wasallam, ia bersabda : “Perumpamaan orang yang berzikir kepada Rabbnya dan orang yang tidak berzikir seperti orang yang hidup dan mayit”. HR. Bukhari. (diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 6407)


Fadhilah Majlis Zikir:


Dari Al Aghar Abu Muslim bahwa ia bersaksi atas Abu Huraira dan dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu anhuma bahwa keduanya bersaksi atas rasulullah shallallahualaihi wasallam bahwa beliau bersabda: “Tidak suatu kaum duduk lalu berzikir kepada Allah melainkan para malaikat mengitari mereka dan rahmat meliputi mereka dan ketenangan turun di tengah mereka, dan Allah menyebut mereka dihadapan mahluk yang ada di sisi-Nya”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist : 2700.)

Wajib zikrullah dan shalawat Nabi shallallahu `alaihi wasallam dalam setiap majlis:

Allah taala berfirman:


Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan. (Q.S. Al Muzammil : 8 ) .


Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu bahwa Nabi shallallahualaihi wasallam, ia bersabda : “Setiap kaum yang duduk di sebuah majelis, mereka tidak berzikir kepada Allah dalam majelis tersebut dan tidak bershalawat kepada nabi melainkan mereka bernilai kurang, jika Allah mau Ia mengazab mereka, dan jika Allah mau Ia mengampuni mereka”.

HR. Ahmad dan Tarmizi. (Hadist shahih diriwayatkan oleh Ahmad no hadist : 9580 dan Tirmizi no hadist : 3380)


Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: “Setiap suatu kaum yang berdiri dari sebuah majelis dan mereka tidak berzikir kepada Allah dalam majelis tersebut melainkan mereka berdiri seperti dari bangkai keledai dan mereka akan menyesal”. HR. Abu Daud dan Tarmizi. (Hadist shahih diriwayatkan oleh Abu Daud no hadist : 4855 dan Tirmizi no hadist : 3380)

Fadhilah selalu berzikir kepada Allah:

Allah taala berfirman:

ٰ

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. (Q.S. Ali Imran: 190-191 ).

Allah taala berfirman:


Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. (Q.S. Al Jumu’ah: 10 )


Dari Abdullah bin Busr radhiyallahu `anhu, bahwa seorang lelaki berkata: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya syariat islam sangat banyak, beritahu aku satu yang bisa kupegang”, ia bersabda: “Hendaklah lidahmu selalu basah dengan zikrullah”. HR. Tarmizi dan Ibnu Majah. (Hadist shahih diriwayatkan oleh Tirmizi no hadist : 3375 dan Ibnu Majah no hadist : 3793)


Dari Abu Darda radhiyallahu anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: “Maukah aku beri kabar kalian dengan amalan kalian yang terbaik, paling suci di sisi penguasa kalian, paling meninggikan derajat kalian, lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak, lebih baik bagii kalian daripada kalian bertemu musuh kalian (kafir) lalu kalian menebas leher mereka dan merekapun menebas leher kalian?”, para sahabat berkata : “Tentu”, ia bersabda : “Berzikir kepada Allah Ta’ala”. HR. Tarmizi dan Ibnu Majah. (Hadist shahih diriwayatkan oleh Tirmizi no hadist : 3377 dan Ibnu Majah no hadist : 3790)


Dari Aisyah radhiyallahuanha, ia berkata : “Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam selalu berzikir kepada Allah Ta’ala dalam segala keadaan“. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist : 373)

ZIKIR PAGI DAN PETANG

Berikut ini adalah sebagian zikir yang berasal dari Al Quran dan hadist yang harus dibaca setiap muslim di waktu pagi dan petang untuk menlindungi dirinya dari berbagai hal.

Waktunya:

Di waktu pagi: mulai dari setelah shalat subuh hingga terbit matahari.

Di waktu sore: setelah shalat Ashar hingga terbenam matahari. Namun bagi yang berhalangan karena sibuk atau lupa boleh membacanya setelah waktu tersebut.

Allah taala berfirman:


Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya). ( Q.S. Qaaf : 39 ) .


Zikir pagi dan petang


Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: “Tidak seorang hambapun yang mengucapkan di setiap pagi hari dan setiap sore hari:



( Dengan nama Allah, yang dengan nama-Nya segala sesuatu di bumi dan di langit tidak akan memberikan marabahaya, Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui ) 3x, melainkan segala sesuatu tidak akan membahayakannya”. HR. Tarmizi dan Ibnu Majah. (Hadist shahih diriwayatkan oleh Tirmizi no hadist : 3388 dan Ibnu Majah no hadist : 3869.)


Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu , ia berkata : seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahualaihi wasallam ia berkata: Wahai rasulullah, kenapa tadi malam aku digigit kalajengking , maka beliau bersabda : ” Andai engkau baca di waktu sore:


(Aku berlindung dengan Kalimat Allah yang maha Sempurna dari segala kejahatan makhluk-Nya ) 3x, niscaya dia tidak akan membahayakanmu”. HR. Muslim. diriwayatkan oleh Muslim no hadist : 2709)

Dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu `anhu, bahwa dia memiliki tempat jemuran kurma. Kurmanya selalu berkurang. Maka dia mengawasinya di suatu malam. Tiba-tiba ada seekor binatang yang menyerupai anak-anak remaja. Lalu Ubay mengucapkan salam kepadanya. Dia menjawab salam. Ubay berkata: Makhluk apakah engkau? Jin ataukah manusia? Dia menjawab: jin … maka Ubay berkata: hal apa yang dapat melindungi kami dari kalian ? dia menjawab: satu ayat dalam surat Al Baqarah:


Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya) (Q.S. Al Baqarah : 255 ).

Maka siapa yang membacanya di waktu petang dia akan terhindar dari kami hingga pagi dan barangsiapa yang membacanya di waktu pagi dia akan terhindar dari kami hingga waktu sore. Keesokan harinya Ubay mendatangi rasulullah shallallahu `alaihi wasallam dan menceritakan hal tersebut kepada beliau. Maka Nabi bersabda: Si jahat telah berkata benar”. H.R. Thabrani. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitab Mu’jam kabir 1/201)


Dari Abu Mas’ud Al Badri radhiyallahu anhu, ia berkata: rasulullah shallallahualaihi wasallam ia bersabda : “Siapa yang membaca 2 ayat terakhir surat Al Baqarah di suatu malam cukuplah baginya”. Muttafaq ‘alaih. (muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 4008 dan Muslim no hadist : 807)


Dari Muaz bin Abdullah dari bapaknya, ia berkata: di suatu malam hujan rintik-rintik dan sangat gelap kami menunggu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam datang ke masjid .. lalu rasulullah shallallahualaihi wasallam datang untuk mengimami shalat. Kemudian beliau bersabda: ucapkanlah ? aku berkata: apa yang harus aku ucapkan? Beliau bersabda: “Bacalah surat:


(Katakalah Ia-lah Allah Yang Maha Esa) dan surat Mu’awwizatain (surat Al Falaq dan An Naas) 3x ketika engkau berada di sore hari dan pagi hari, niscaya mencukupkanmu (pahala, dan terhindar dari hal yang menyakiti) dari segala sesuatu”. HR. Tarmizi dan Nasa’i. (Hadist hasan, diriwayatkan oleh Tirmizi no hadist : 3575 dan Nasa’I no hadist : 5428)


Dari Abu Malik radhiyallahu anhu, ia berkata: rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: apabila kamu berada di waktu pagi maka bacalah:


“Kami di waktu pagi, sedang kerajaan milik Allah, Tuhan penguasa alam. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu agar memperoleh kebaikan, pembuka (rahmat) pertolongan, cahaya, berkah, dan petunjuk di hari ini. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan apa yang ada didalamnya dan kejahatan sesudahnya” dan bila berada di waktu sore maka ucapkanlah doa yang serupa”. H.R. Abu Daud. (Hadist hasan, diriwayatkan oleh Abu Daud no hadist : 5084.)


Dari Tsauban radhiyallahu anhu bahwa rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda : barang siapa yang mengucapkan di waktu sore:


“Aku rela Allah sebagai Tuhan-(ku), Islam sebagai agama-(ku) dan Muhammad sebagai nabi-(ku)” niscaya Allah pasti meridhainya di hari kiamat”. HR. Ahmad, Abu Daud. (Hadist hasan, diriwayatkan oleh Ahmad no hadist : 23499 dan Abu Daud no hadist : 5072)


Dari Ibnu Masud radhiyallahuanhu, ia berkata: “Adalah nabi Allah shallallahu `alaihi wasallam bila masuk waktu sore beliau mengucapkan:


( Kami berada di sore hari dan kerajaan Allah-pun di sore hari, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, Ya Rabb, aku meminta kepada-Mu kebaikan yang ada di malam ini dan kebaikan setelah malam ini, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang ada di malam ini dan kejahatan sesudahnya, Ya Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari malas dan buruknya sikap sombong, Ya Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari azab neraka dan azab kubur), dan bila masuk waktu pagi beliau mengucapkan do’a yang sama kecuali dua kata di awal diganti dengan kata:


(Kami berada di pagi hari, dan kerajaan Allah-pun berada di pagi hari)”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist : 2723)


Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu, ia berkata adalah Nabi shallallahualaihi wasallam di waktu pagi selalu mengucapkan:

(Ya Allah, dengan (kekuasaan)-Mu kami berada di pagi hari dan dengan-Mu kami berada di sore hari, dan dengan (kekuasaan)-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kembali)” dan bila masuk waktu sore beliau mengucapkan:


Ya Allah, dengan (kekuasaan)-Mu kami berada di sore hari, dan dengan (kekuasaan)-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati, dan kepada-Mu kembali. HR. Bukhari dalam kitab Adabul mufrad dan Abu Daud. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Bukhari dalam kitab Adab mufrad no hadist : 1234 dan Abu Daud no hadist : 5068)



Dari Syadad bin Aus radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahualaihi wasallam, ia bersabda : “Istighfar yang paling utama, seorang hamba mengucapkan :


( Ya Allah, Engkau Rabbku, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkau telah menciptakanku dan aku hamba-Mu, dan aku tidak mampu memikul perjanjian dan janji-Mu, aku berlidung kepada-Mu dari kejahatan perbuatanku, aku mengakui nikmat-Mu terhadapku, dan aku mengakui dosaku, ampunilah aku karena sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau )siapa yang mengucapkannya di siang hari dengan penuh keyakinan lalu di hari itu ia wafat sebelum masuk waktu malam, maka ia termasuk ahli surga, wafat sebelum pagi maka ia termasuk ahli surga”. HR. Bukhari. (diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 6306)


Dari Abdullah bin Amru radhiyallahu `anhuma: bahwa Abu Bakar Shidiq berkata: “Wahai Rasulullah, ajarkan aku doa yang harus aku ucapkan di waktu pagi dan sore . maka beliau bersabda: “Ucapkanlah:


(Ya Allah, pencipta lamgit dan bumi, Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Tuhan segala sesuatu dan penguasanya, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan diriku, dan kejahatan syetan dan perangkap kesyirikan dan berlindung agar diriku tidak melakukan dosa atau melakukan kejahatan terhadap seorang muslimpun) HR. Bukhari dalam kitab Adabul mufrad. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Bukhari dalam kitab Adab mufrad no hadist : 1239)


Dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma ia berkata: rasulullah shallallahualaihi wasallam tidak pernah meninggalkan doa berikut ini di waktu petang dan pagi:


“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan: dalam agamaku, (kehidupan) duniaku, keluargaku, hartaku. Ya Allah tutuplah auratku (aib dan sesuatu yang tidak layak di lihat orang lain) dan berilah ketentraman di hatiku. Ya Allah, peliharalah aku dari arah depan, belakang, kanan, kiri dan atasku. Aku berlindung dengan kebesaran-Mu, agar aku tidak mendapat bahaya dari arah bawahku. HR. Abu Daud dan Ibnu Majah. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Abu Daud no hadist : 5074 dan Ibnu Majah no hadist 3871)



Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu, ia berkata: "Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: “Siapa yang mengucapkan di waktu pagi dan petang:


(Aku mensucikan Allah dan memuji-Nya) 100x, tidaklah seorangpun di harin kiamat membawa (amalan) lebih baik dari yang dibawanya, kecuali seseorang yang mengucapkan seperti yang ia ucapkan atau lebih”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist : 2692) Dalam riwayat yang lain : “Siapa yang mengucapkan:


(Aku mensucikan Allah dan memuji-Nya) dalam satu hari seratus kali, dihapuskan seluruh kesalahannya sekalipun sebanyak buih di lautan” Muttafaq’alaih. (muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 6405 dan Muslim no hadist : 2691)


Dari Abdullah bin Abza radhiyallahu anhu dari Nabi shallallahualaihi wasallam bahwa beliau selalu membaca doa berikut ini di waktu pagi dan petang:


“Diwaktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas, agama nabi kita, Muhammad dan agama ayah kami, Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik” H.R Ahmad dan Darimi. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Ahmad no hadist : 15434 dan Darimi no hadist 2588.)


Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: “Siapa yang mengucapkan:


(Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, semua kerajaan adalah milik-Nya, dan bagi-Nya segala pujian dan Dia berkuasa terhadap segala sesuatu) dalam satu hari seratus kali, niscaya untuknya pahala sebanding dengan memerdekakan sepuluh orang budak, dan dituliskan untuknya seratus kebajikan, dihapuskan darinya seratus keburukan, dan ia terlindungi dari syetan di hari itu hingga sore dan tidak seorangpun yang lebih utama daripada ia kecuali seorang lelaki yang mengamalkan lebih banyak darinya”. Muttafaq alaih. (muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 6403 dan Muslim no hadist : 2691)


Dari Abu Ayyas radhiyallahu anhu bahwa rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda : barang siapa yang di waktu pagi mengucapkan:


(Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, semua kerajaan adalah milik-Nya, dan bagi-Nya segala pujian dan Dia berkuasa terhadap segala sesuatu) maka pahalanya sama seperti memerdekakan budak dari keturunan Ismail, ditulis untuknya sepuluh kebajikan, dihapuskan sepuluh dosanya, diangkatkan dia sepuluh derajat, dikindungi dia dari gangguan setan hingga sore hari. Dan bila dia mengucapkan di waktu pagi dia mendapatkan keistimewaan yang sama hingga waktu pagi”. H.R. Abu Daud dan Ibnu Majah. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Abu Daud no hadist : 5077 dan Ibnu Majah no hadist 3867)


Dari Abu Darda’ radhiyallahu anhu dari Nabi shallallahualaihi wasallam , beliau bersabda: barang siapa yang di waktu pagi dan petang mengucapkan:


.”Cukup bagiku Allah (sebagai pelindung), tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia. Kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan ‘Arasy yang Agung ” niscaya Allah akan mencukupkan keinginanya di dunia dan akhirat”.HR. Ibnu Sunni (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Ibnu Sunny dalam kitab amalul yaum wa lailah no hadist 71)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata: rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda kepada Fatimah: Simaklah wasiat ! bila engkau berada di waktu pagi dan sore maka ucapkanlah:


“Wahai Yang Maha Hidup dan Maha Terjaga, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan Engkau limpahkan (semua urusan) terhadap diriku walau sekejap mata” HR. Hakim. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Al Hakim no hadist 2000)

ZIKIR MUTLAQ

Dalam bab ini akan saya sebutkan fadhilah tasbih, tahlil, tahmid, takbir dan istighfar dan zikir-zikir lain yang dianjurkan dalam setiap waktu.


Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu, ia berkata : "Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda : “Dua kalimat yang ringan di lidah namun berat di timbangan, dicintai Ar Rahman


(Aku mensucikan Allah dan memuji-Nya, dan Maha Suci Allah yang Maha Besar)”. Muttafaq ‘alaih. (muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 6406 dan Muslim no hadist : 2694)


Dari Samurah bin Jundub radhiyallahu anhu, Ia berkata: rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: Kalimat yang paling dicintai Allah ada empat, yaitu:


Aku mensucikan Allah dan memuji-Nya, tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah, Allah yang maha besar.” Tidak mengapa kalimat yang mana saja yang engkau mulai”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 2137)

Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu, ia berkata : "Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda : “Aku mengucapkan :


(Maha Suci Allah, segala Puji bagi Allah dan tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dan Allah-lah yang Maha Besar) lebih kucintai daripada segala apa yang disinari matahari”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 2695)


Dari Abu Malik Al Asy’ary, ia berkata : “Rasulullah shallallahu `alaihi wasallam bersabda : “Kesucian sebagian dari iman, ucapan Alhamdulillah memenuhi timbangan, ucapan Subhanallah walhamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat seperti cahaya (mencegah dari yang munkar dan mendorong berbuat kebajikan) dan sadaqah adalah dalil (di hari kiamat ketika ditanya “hartamu digunakan untuk apa?”), dan sabar adalah penerang (jalan menunuju hidayah), dan Al Qur’an adalah hujjah yang menguntungkanmu atau merugikanmu, setiap manusia keluar diwaktu pagi, ada yang menjual dirinya (untuk mentaati Allah), maka ada yang membebaskannya (dari azab neraka) atau mencelakakannya (dengan berbuat dosa). HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 223)


Dari Abu Zar radhiyallahu anhu bahwa rasulullah shallallahualaihi wasallam ditanya: apakah kalimat yang paling utama ? beliau bersabda: yaitu kalimat yang dipilih Allah untuk para malaikat atau untuk para hamba-Nya, yaitu:


Aku mensucikan Allah dan memuji-Nya. H.R Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 2731.)


Dari Sa’ad bin Abu Waqqash radhiyallahu anhu, ia berkata: "Kami berada di sisi Rasulullah shallallahualaihi wasallam lalu ia bersabda: “Apakah salah seorang kamu lemah mengusahakan setiap hari seribu kebajikan? lalu ada yang bertanya kepada beliau di antara orang yang duduk : “Bagaimana mengusahakan seribu kebajikan?”, ia bersabda: “Bertasbih 100x, niscaya dituliskan untuknya 1.000 kebajikan atau dihapuskan darinya 1.000 kesalahan”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 2698)


Dalam riwayat yang lain: ” dituliskan untuknya seribu kebaikan dan dihapuskan dari nya seribu dosa”. H.R. Ahmad dan Tirmizi. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Ahmad no hadist 1496 dan Tirmizi no hadist 3463)


Dari Jabir radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahualaihi wasallam, ia bersabda: “Siapa yang mengucapkan:


(Maha Suci Allah dan Maha Terpuji) ditanamkan untuknya sebatang pohon kurma di surga”. HR. Tarmizi. (Hadist shahih, diriwayatkan oleh Tirmizi no hadist 3465.)


Dari Juwairiyah radhiyallahu anha, bahwa Nabi shallallahualaihi wasallam di suatu pagi keluar dari rumahnya hendak melaksanakan shalat shubuh sedangkan ia berada di tempat shalat dalam rumahnya, kemudian beliau kembali setelah waktu dhuha sedangkan ia masih tetap duduk, beliau bersabda : “Apakah engkau masih dalam keadaan di saat aku tinggalkan?”, ia berkata : “Ya”, maka Nabi shallallahu `alaihi wasallam bersabda : “Aku telah mengucapkan empat kata 3x, kalau dtimbang dengan yang engkau ucapkan semenjak tadi niscaya sama:


(Maha Suci Allah, lagi Maha Terpuji sebanyak jumlah mahluk-Nya, dan seperti yang diridhai zat-Nya, seberat Arsy-Nya, dan sebanyak kalimat-Nya)”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 2726)


Dari Abu Ayyub Al Anshari radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahualaihi wasallam , ia bersabda : “Siapa yang mengucapkan:


(Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, semua kerajaan adalah milik-Nya, dan bagi-Nya segala pujian dan Dia berkuasa terhadap segala sesuatu) sepuluh kali adalah ia seperti oang yang memerdekakan empat jiwa dari keturunan Ismail”. H.R. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 2693)


Dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu anhu, ia berkata: "Seorang Arab Badui datang kepada Rasulullah shallallahualaihi wasallam seraya berkata: “Ajarkan aku ucapan yang harus kukatakan”, ia bersabda : “Ucapkanlah:

(Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, Allah Yang Maha Besar, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, Maha Suci Allah Tuhan semesta alamdan tiada daya dan upaya melainkan dengan izin Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana)”, lalu ia berkata : “Ini semuanya untuk Rabbku, maka apa untukku?”, ia bersabda : “Ucapkanlah:


(Ya Allah, ampunilah aku, rahmatilah aku, tunjukilah aku dan berilah aku rezki)”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 2696)

Dari Anas radhiyallahu anhu bahwa rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: barang siapa yang mengucapkan (doa ini):


“Ya Allah, sesungguhnya aku di waktu pagi bersaksi kepada-Mu, malaikat yang memikul ‘Arasy-Mu, malaikat-malaikat dan seluruh makhluk-Mu, sesungguhnya Engkau adalah Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Mu dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Mu”. Siapa yang mengucapkannya sekali maka Allah membebaskan sepertiga jasadnya dari neraka, Siapa yang mengucapkannya dua kali maka Allah membebaskan duapertiga jasadnya dari neraka, Siapa yang mengucapkannya tiga kali maka Allah membebaskan seluruh jasadnya dari neraka”. H.R. Hakim. (Sanad hadist ini jayyid diriwayatkan oleh Hakim no hadist 1920)


Dari Abu Dzar radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: “Setiap persendian kalian bisa bersedekah, setiap ucapan tasbih adalah sedekah, setiap ucapan tahmid adalah sedekah, setiap ucapan tahlil adalah sedekah, dan setiap ucapan takbir adalah sedekah, serta menganjurkan berbuat kebajikan adalah sedekah, mencegah perbuatan munkar adalah sedekah, dan ganjaran yang setimpal dengan amalan di atas adalah melaksanakan shalat dhuha dua rakaat. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 720.)


Dari Abu Sa’id Alkhudri radhiyallahu anhu bahwa rasulullah shallallahualaihi wasallam: barang siapa yang mengucapkan doa ini:


“Aku rela Allah sebagai Tuhan-(ku), Islam sebagai agama-(ku) dan Muhammad sebagai rasulullah” niscaya dia berhak masuk surga”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 1884)


Dari Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu anhu bahwa Nabi shallallahualaihi wasallam bersabda kepadanya: “Wahai Abdullah bin Qais Maukah engkau aku tunjukkan sebuah gudang dari beberapa gudang di surga?”, aku berkata : “Tentu wahai Rasulullah”, ia bersabda : ucapkanlah:


(Tiada daya dan upaya kecuali dengan izin Allah)”. Muttafaq ‘alaih. (muttafaq alaih diriwayatkan oleh Bukhari no hadist : 6384 dan Muslim no hadist : 2704)

Dari Abu Huraira radhiyallahu anhu, ia berkata : "Aku mendengar Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda : “Demi Allah sesungguhnya aku meminta ampun kepada Allah dan bertaubat dalam satu hari lebih dari 70x”. HR. Bukhari. (diriwayatkan oleh Bukhari no hadist 6307)


Dari Aghaar Al Muzani radhiyallahu anhu, bahwa "Rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya hatiku kelabu dan sesungguhnya aku minta ampun kepada-Nya!, sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari 100x”. HR. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 2702.)


Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwa rasulullah shallallahualaihi wasallam bersabda: barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali niscaya Allah memberinya rahmat sepuluh kali”. H.R. Muslim. (diriwayatkan oleh Muslim no hadist 408.)


Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu anhu bahwa dia mendengar Nabi shallallahualaihi wasallam bersabda: barang siapa yang mengucapkan:


Aku minta mapunan Allah Yang tiada tuhan selain-Nya Yang Maha Hidup dan Maha Terjaga dan aku bertaubat kepada-Nya niscaya Allah mengampuni seluruh dosanya, sekalipun dosa lari dari medan jihad”. H.R. Hakim. (hadist shahih diriwayatkan oleh Hakim no hadist 2550.)

[Untuk membaca lanjutannya, silahkan geser sedikit scrollbar ke paling bawah, lalu pada sebelah kanan label Pages, klik Page Number (Nomor Halaman) nya]

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: