Allah

Allah,

 

Nama-Mu teratas. Kedudukan-Mu tertinggi.

Maha Suci dan Maha Jujur.

Jatuh tersungkur batu, karena takut kepada-Mu.

Terbelah lautan karena taat kepada-Mu.


 

Allah, nama-Mu teratas.

 

Hampir-hampir langit pecah, bumi terbelah, dan gunung-gunung runtuh, karena ucapan orang-orang yang menyekutukan-Mu.

Allah, Dzat pemberi rezeki, makan, pakaian dan tempat tinggal.

Yang dimintai pertolongan, yang sangat diharapkan keridhaan-Nya oleh segenap makhluk.

Sayap-sayap burung mengepak bebas diangkasa untuk bertasbih memuji-Mu.

 

Allah, nama-Mu teratas.

 

Alam semesta ini bersujud kepada-Mu,

Mengharapkan sekali kasih sayang-Mu.

Mengemis kasih sejadi-jadinya,

Memohon cahaya-Nya,

Petunjuk-Nya yang lurus.

 

Karena perintah-Mu,

Tsunami bergerak bergelombang membinasakan apapun yang didepannya,

Gempa membelah bumi, menenggelamkan apapun yang ada diatasnya,

Letusan gunung alirkan larva panas, menghancurkan segala yang dilaluinya

 

Allah, nama-Mu teratas.

 

Menyesal dan menangis setiap hamba-Mu memikirkan yang telah diperbuatnya.

Engkaulah yang mengadili, yang berkuasa.

Semua selain-Mu membutuhkan-Mu.

Tiada selain-Mu yang abadi, semua akan binasa, karena hanya Engkaulah yang abadi.

 

Seluruh mata menyaksikan bencana yang Engkau turunkan,

Ada yang berkata, “ini hukum alam”.

Sebagian berkata dengan teori, karena struktur bumi ada perubahan,

Maka berkumpulah para manusia,

Melakukan langkah antisipasi kedepannya,

Melakukan meeting mendadak,

Agar dimasa mendatang dapat menolak bencana yang disebabkan “hukum alam” itu.

 

Apakah nama-Mu yang teratas disebut dalam pertemuan tersebut?

 

Sadarkah,

Bahwasanya tidak ada perubahan sedikitpun akan matahari dan bumi,

Bahwasanya alam semesta ini sudah pasti akan taat kepada-Nya,

Menunggu titah firman-Nya yang suci,

Dan Demi Allah,

Kalimat-Nya pasti akan dipatuhi oleh alam semesta!

 

Sadarkah,

Tidak akan bergerak sedikitpun seluruh benda di alam semesta ini,

Kecuali bila diizinkan-Nya,

Kecuali bila dikehendaki-Nya.

 

Allah, nama-Mu teratas.

 

Sungguh tempat kembali itu demi Allah benar adanya,

Syurga dan neraka itu benar adanya,

Dan ampunan dan azab-Mu pun benar adanya.

 

Ya Allah, ampunilah kami,

Kasihanilah kami,

Maafkanlah kami,

Dan berilah kami rezeki,

Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.

 

Alhamdulillah wa Syukurillah.

Telah kering pena,

Telah ditutup buku,

Dan takdir pasti kan dilalui.

 

dari hamba-Mu yang pasti akan binasa dan berakhir hidupnya di dunia ini,

opi.

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: