Warisan Saudara Seibu. – Pertanyaan : Kami mempunyai saudara seibu sebanyak 6 orang. Kakak yang pertama anak ibu dengan suaminya yang pertama, kakak yang ke 2 & ke 3 anak ibu dengan suaminya yang kedua sedangkan kami bertiga anak ibu dengan suami ketiga (ayah kami). Pada tahun 1999 ayah kami meninggal dan pada tahun 2003 ibu juga meninggal. Pada saat mereka masih hidup, harta yang ada dibagi 2 dan untuk bagian ayah diwariskan kepada kami (anak seayah seibu). Dan sekarang masih ada harta ibu yang masih belum dibagikan. Pertanyaan kami : Bagaimanakah pembagian waris harta tersebut?Iya Rusdiana

Konsultasi Warisan (Faraid) : Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba’d.

Jawaban dari masalah yang Anda tanyakan sebenarnya mudah saja. Yaitu bahwa prinsipnya anak mewarisi harta orang tuanya. Dan yang yang bukan anaknya tidak mewarisi.

Maka Anda mewarisi harta dari ayah kandung Anda dan ibu kandung Anda juga. Sedangkan harta milik ayah tiri Anda tentu tidak Anda warisi. Demikian juga dengan saudara tiri Anda yang lain ayah satu ibu. Mereka tentu mewarisi harta ayah mereka dan ibu mereka.

Karena ibu mereka dan ibu Anda itu sama, maka mereka mewarisi harta ibu Anda juga, tetapi tidak mewarisi harta ayah kandung Anda.

Khusus warisan untuk Anda, maka ketika ayah Anda meninggal, Anda dan saudara satu ayah mewarisi hartanya. Dan karena hartanya telh dibagii dua dengan harta ibu Anda, maka harta benar-benar miliknya itulah yang Anda warisi. Sedangkan harta yang merupakan hak ibu Anda tidak dibagi-bagi sebab saat itu ibu Anda masih hidup, kan ?

Begitu ibu Anda wafat, maka Anda berhak atas harta ibu Anda. Demikian juga dengnan saudara seibu Anda. Dan tentu saja saudara Anda yang lain ayah tapi satu ibu pun juga dapat.

Pembagiannya sederhana. Semua dibagi rata sama besar, kecuali anak laki-laki harus mendapat jatah dua kali lipat dari jatah bagian anak wanita. Maka bila Anda itu 6 bersdar dan 2 orang –misalnya- diantara Anda itu laki-laki, maka bagilah menjadi 8 bagian. Tiap anak laki-laki mendapat jatah dua bagian dan tiap anak perempuan mendapatkan jatah 1 bagian.

  • Anak laki 1 = 2 bagian
  • Anak laki 2 = 2 bagian
  • Anak Wanita 1 = 1 bagian
  • Anak Wanita 2 = 1 bagian
  • Anak Wanita 3 = 1 bagian
  • Anak Wanita 4 = 1 bagian

Semua itu tidak perlu membedakan siapakah ayah mereka masing-masing, sebab yang dibagi adalah jatah warisan milik ibu mereka. Sedangkan pembagian warisan dari ayah masing-masing, tentu saja punya perhitugan sendiri-sendiri dengan ayah masing-masing.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

[ kirim pertanyaan ]

Leave a Reply

%d bloggers like this: