Tersentuh Sperma : Haruskah Mandi Janabah ? – Pertanyaan : assalamu’alaikum wr wb… saya ingin menanyakan apakah hukumnya bila kita terkena cairan sperma kering? apakah kita harus melakukan mandi junub lagi atau tidak? terima kasih atas jawabannya wassalamu’alaikum wr wbErwinsyah

Konsultasi Ibadah : Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du,

Sebagian besar ulama mengatakan bahwa sperma atau air mani itu tidak najis. Dengan dalil bahwa Aisyah ra ketika mendapati di kain Rasulullah SAW ada sisa sperma yang sudah kering, beliau tidak mencucinya melainkan hanya mengerok dengan kuku. Lalu kain itu digunakan untuk shalat.

Bila tidak dicuci, jelaslah bahwa sisa sperma yang telah kering itu masih ada. Dan bila hanya mengerok tanpa mencucinya, kita tahu bahwa pasti masih tersisa juga meski tidak kentara.

Dari keterangan hadits-hadits itu para ulama berkesimpulan bahwa air mani memang tidak najis. Sehingga perbuatan Aisyah yang mengerok bekas sisa mani Rasulullah SAW bukanlah upaya untuk mensucikannya, melainkan upaya agar tidak terlihat jelas bekas mani. Sebab kain itu kemudian digunakan oleh Beliau SAW untuk shalat.

Maka bila anda terkena atau tersentuh sperma / air mani baik milik sendiri atau milik pasangan anda, maka hal itu tidaklah membatalkan wudhu dan juga tidak mengharuskan untuk mandi janabah. Yang mewajibkan mandi janabah bila anda mengeluarkan sperma baik karena berhubungan suami istri maupun karena mimpi.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

[ kirim pertanyaan ]

Leave a Reply

%d bloggers like this: