7. Puasa 3 Hari Tiap Bulan

7.  Puasa Tiga Hari Dari Tiap Bulan (Hijriyyah)

 

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr رضي الله عنهما, dia berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda kepadaku:

صُمْ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ، فَإِنَّ الْحَسَنَةَ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا, وذَلِكَ مِثْلُ صِيَامِ الدَّهْرِ

“Puasalah tiga hari dari tiap bulan. Sesungguhnya amal kebaikan itu ganjarannya sepuluh kali lipat, sehingga ia seperti puasa sepanjang masa.” 1

Dan disunnahkan untuk menjadikan tiga hari tersebut hari ketiga belas, empat belas, dan lima belas. Berdasarkan riwayat dari Abu Dzarr رضي الله عنه, dia berkata bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

يَا أَبَا ذَرٍّ, إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَةَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Wahai Abu Dzarr, jika engkau ingin puasa tiga hari dari suatu bulan, maka puasalah pada hari ketiga belas, empat belas, dan lima belas.”2


 

1.     Muttafaq ‘alaihi: Shahiih al-Bukhari (Fat-hul Baari IV/220, no. 1976), Shahiih Muslim (II/812, no. 1159), Sunan Abu Dawud (VII/79, no. 2410), tanpa kali-mat yang di tengah, Sunan an-Nasa-i (IV/211)

2.     Shahih: [Shahiih al-Jaami’ ash-Shaghiir (no. 7817)], Sunan at-Tirmidzi (II/130, no. 758), Sunan an-Nasa-i (IV/222)

Previous

Next

Leave a Reply

%d bloggers like this: