Shalat Fardhu Berjama’ah Di Masjid – Pertanyaan : Pengasuh rubik konsultasi yang saya hormati. Assalamu’alaikum Wr Wb. Mohon penjelasan yang berdasar hukum Islam, tentang : Ada riwayat tentang seorang buta yang “dipaksa” harus shalat berjama’ah di masjid oleh Rasulullah SAW, bahkan beliau “akan membakar” rumah orang-orang yang tidak shalat di masjid. 1.Waktu itu shalat Jum’at atau shalat fardhu biasa ? 2.Berapa jarak maksimal antara rumah dengan masjid, sehingga kita harus/wajib shalat fardhu berjama’ah di masjid ? 3.Apa hukumnya bila kita tidak shalat fardhu berjama’ah di masjid ? Demikian mohon penjelasannya. Jazakumullah khairon katsiro. Wassalamu’alaikum Wr Wb.Deddy Setiawan

Konsultasi Ibadah : Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du,

1. Dalam hadits yang menjelaskan peristiwa itu, tidak disebutkan bahwa shalat itu apakah shalat jumat ataukah shalat jamaah 5 waktu.

2. Masalah jarak itu pun tidak disebutkan secara terkait langsung berapa meter radiusnya. Hanya saja yang ditanyakan oleh Rasulullah SAW adalah apakah seseorang mendengar azan atau tidak.

Seolah-olah mendengar azan itu menjadi ukuran jarak, paling tidak untuk masa itu. Sebab bila ukuran mendengar azan mau diterapkan di masa kini, semua orang satu negara pun wajib datang ke satu masjid yang sama, sebab bukankah kumandang azan itu bisa disiarkan lewat media elektronik.

Ada juga yang berijtihad bahwa batasannya adalah 40 rumah di barat, timur, utara dan selatan masjid. Namun dalil ini mengambil keterangan dari kriteria tetangga, tidak terkait langsung dengan kewajiban shalat bagi para tetangga masjid.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

[ kirim pertanyaan ]

Leave a Reply

%d bloggers like this: