Hukum Puasa Daud – Pertanyaan : Bagaiman hukumnya bila kita ingin puasa daud? Apakah boleh jika kita mencobanya lebih dulu untuk mengukur kesanggupan kita, misalnya sebulan dulu. Kalau kita menilai diri kita sanggup maka dijalankan terus, namun bila ternyata memberatkan maka tidak diteruskan?Alifah

Konsultasi Ibadah :Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du,

Jawabannya singkat saja, boleh. Sebab pada dasarnya puasa itu bukan puasa wajib melainkan puasa sunnah. Jadi bila seseorang mengerjakannya selama beberapa kali lalu berhenti, maka hal itu boleh-boleh saja.

Sebab yang diwajibkan untuk melakukannya terus menerus bukan kita, melainkan nabi Daud as dan ummatnya saja. Kita ini bukan ummat beliau dan tidak diwajibkan puasa kecuali Ramadhan, atau puasa nazar atau qadha’.

Buat kita, puasa dengan tatacara nabi Duad as itu hanyalah sunnah yang berpahala bila dikerjakan dan tidak berdosa bila ditinggalkan.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

[ kirim pertanyaan ]

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: