Aturan Pembagian Daging Qurban – Pertanyaan : Ass wr wb, Pengasuh yth, saya ingin meminta kejelelasan mengenai (1) peraturan pembagian daging qurban pada idul adha. Berapa bagian sebenarnya yang menjadi hak bagi orang yang berqurban dan berapa bagian untuk yang lainnya. Mohon berikan dalil2 dan hadis2nya. (2) Apakah warga non-muslim juga berhak memakan daging qurban tersebut? Wassalam.Sabilal Fahri

Konsultasi Ibadah :Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du,

Daging hewan sembelihan qurban disunnahkan dimakan oleh yang menyembelihnya. Kemudian disunnahkan untuk dihadiahkan kepada kerabat dan disedekahkan kepada fakir miskin. Ketiga metode pembagian hewan qurban itu memang telah diperintahkan oleh Rasulullah SAW :

Rasulullah SAW bersabda,”Makanlah, berilah makan orang miskin dan hadiahkanlah” (HR. Bukhari 5567, Muslim 1972).ff

Para ulama berkata bahwa sebaiknya 1/3 dimakan oleh yang berqurban, 1/3 disedekahkan kepada fakir miskin dan 1/3 sisanya dihadiahkan kepada kerabat.

Selain itu daging juga boleh dikirimkan ke tempat lain yang membutuhkannya, bahkan meski ke luar negeri. Namun tidak boleh dijual dan juga tidak boleh dijual kulitnya.

Maka tenaga orang yang menyembelihkan hewan qurban tidak boleh dibayar dengan daging qurban yang disembelihnya, atas dengan salah satu bagian dari hewan tersebut. Seperti kulit, kepala, kaki dan lainnya.

Sehingga bila seseorang meminta jasa orang lain untuk minta disembelihkan, maka bila yang menyembelihkan itu minta imbalan, haruslah diupah dari uang pribadi yang memiliki hewan tersebut, tidak boleh diambilkan dari penjualan bagian hewan itu.

Sehingga bila sebuah panitia memungut biaya penyembelihan hewan kepada pemilik hewan qurban, maka hal itu sudah benar dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Orang kafir booleh saja memakan daging itu dan tidak ada larangan mereka untuk memakannya. Bisa melalui sedekah atau sebagai hadiah. Tapi tentu saja jangan sampai timbul fitnah, dimana orang kafir dapat bagian tapi orang Islam malah tidak dapat.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

[ kirim pertanyaan ]

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: