5. Membaca al-Qur’an

Kelima:

MEMBACA AL-QUR’AN.

 

Bulan Ramadhan, merupakan bulan al-Qur’an, sebagaimana difirmankan oleh Allâh عزّوجلّ:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhân, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur’ân sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu, dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)”. (QS. al-Baqarah/2:185).

Dalam sunnah ‘amaliyah Nabi صلى الله عليه وسلم, terdapat keterangan tentang praktik nyatanya. Jibril عليه السلام mengajak Nabi صلى الله عليه وسلم bertadarus al-Qur’ân pada setiap malam bulan Ramadhân.1


1.    HR Imam Bukhâri

Previous

Next

Leave a Reply

%d bloggers like this: