4. Ronda Membangunkan Sahur

4. R0NDA MEMBANGUNKAN ORANG SAHUR

 

Di banyak daerah terutama pedesaan, berkeliling kampung menjelang waktu sahur umum dilakukan oleh anak-anak dan remaja. Biasanya hal ini dilakukan sambil memainkan kentongan beramai-ramai.

Membangunkan orang untuk sahur atau membangunkan ibu-ibu untuk menyiapkan sahur tentu saja merupakan tujuan yang mulia. Namun, jika caranya seperti yang kita sebutkan di atas, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, antara lain:

a.    Jika memang masyarakat membutuhkan hal seperti ini, maka perlu dipilih cara yang tidak melanggar aturan agama, misalnya dengan peringatan melalui pengeras suara masjid. Jam beker di zaman sekarang juga bisa didapat dengan mudah dan murah, sehingga masing-masing orang bisa menggunakannya sesuai keperluan. Adapun kentongan, apalagi jika dibunyikan secara beramai-ramai, para penggelut musik menggolongkannya sebagai alat musik. Maka ini termasuk dalam keumuman larangan menggunakan alat musik, sebagaimana dijelaskan dalam sabda Nabi صلى الله عليه وسلم:

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِي أقوامٌ يَسْتَحِلُّونَ الحِرَ والحَرِيرَ، والخَمْرَ والْمَعَازِفَ

“Akan ada di antara umatku orang-orang yang menghalalkan zina, sutra, khamr dan alat musik.” (HR.al-Bukharino. 5268)

b.    Kaum Muslimin tidak seragam dalam waktu bangun sahur. Ada yang lebih senang bangun mepet waktu Subuh, ada yang lebih suka agak dini. Ada yang sudah memasak di malam hari, dan ada yang biasa menyiapkannya menjelang sahur. Dengan demikian, membangunkan mereka pada satu waktu tidaklah tepat. Ibu-ibu yang menyiapkan sahur hingga larut malam akan terganggu jika dibangunkan pada jam dua malam, apalagi biasanya suara gaduh kentongan baru hilang jika para peronda telah selesai mengelilingi seluruh kampung.

Previous

Next

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: