3. Orang yang Puasa Termasuk Shidiqin dan Syuhada

3. Orang yang Puasa Termasuk Shidiqin dan Syuhada

 

Dari ‘Amr bin Murrah Al-Juhani رضي الله عنه,1 ia berkata : Datang seorang pria kepada Nabi صلى الله عليه وسلم kemudian berkata:

يَارَسُولَ اللهِ، أَرَأَيْتَ إِنْ شَهِدْتُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّكَ رَسُولُ اللهِ وَصَلَّيْتُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ وأَدَّيْتُ الزَّكَاةَ وَصُمْتُ رَمَضَانَ وَقُمْتُهُ، فَمِمَنْ أَنَا ؟ قَالَ مِنَ الصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ

“Ya Rasulullah, apa pendapatmu jika aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah, engkau adalah Rasulullah, aku shalat lima waktu, aku tunaikan zakat, aku lakukan puasa Ramadhan dan shalat tarawih di malam harinya, termasuk orang yang manakah aku?” Beliau menjawab. “Termasuk dari shidiqin dan syuhada” (HR. Ibnu Hibban [no.9 Zawaa-id] sanadnya Shahih)




1.    Lihat Al-Ansaab 3/394 karya As-Sam’ani, Al-Lubaab 1/317 karya Ibnul Atsir

Previous

Next

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: