Nama Anak Campuran Arab-eropa – Pertanyaan : Assalamu alaikum wr.wb Ustad, apakah dalam memberi nama anak islami harus memenuhi kaidah tata bahasa arab? Bisakah memberi nama islami/bhs arab disusul nama tengah dr bahasa asing, lalu nama akhir dari bahasa sansekerta? Anehkah memakai kata2 campuran spt itu? dan apakah patokan memberi nama anak? Wassalamu alaikumAkhwat

Konsultasi Masalah Umum :Jawaban:

Assalamu `alaikum Wr. Wb.
Al-Hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Alaa Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa `Aalihi Waashabihi Ajma`in, Wa Ba`d

Apakah anda ingin memberi nama anak anda dengan nama misalnya : Muhammad Roger Prameswara ? Atau Abdulloh Bush Lesmana ? Atau Aisyah Allice Anjarwati ? Boleh-boleh saja asal enak di telinga dan maknanya bagus dan juga bukan nama berhala / dewa atau nama-nama khas orang kafir.

Kalau nama anak anda seperti Saqim Xaverius Whisnu, maka ketiganya punya masalah. Saqim meski dari bahasa arab tapi maknanya adalah orang yang sakit. Sedangkan Xaverius adalah nama khas pendeta nasrani. Dan Whisnu adalah nama dewa agama Hindu. Jadi nama itu juga tidak boleh digunakan untuk memberi nama anak.

Memang bangsa kita ini paling terkenal mengandeng-gandeng nama dari sekian banyak bahasa dan budaya. Bahkan karena ingin memakai semuanya, maka sering nama anak itu terdiri dari 4 sampai lima kata. Berbeda dengan orang arab yang umumnya hanya memberi satu kata kepada anaknya, misalnya Ahmad, titik. Ahmad siapa ? Ya. Ahmad bin Muhammad bin Humaid bin Hamdan bin Hammad bin Hamiid bin Hamdiin.

Jadi silahkan anda memilih yang mana asal tidak melanggar ketentuan yang telah digariskan.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

[ kirim pertanyaan ]

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: