3. Kembang Api dan Petasan

3. KEMBANG API DAN PETASAN

 

Kembang api dan petasan sangat disukai anak-anak dan remaja. Di malam bulan Ramadhan, permainan ini biasanya bertambah marak. Apakah ia seperti permainan yang lain? Mari kita simak pendapat para ulama di zaman ini.

Ahli fiqih abad ini, Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin رحمه الله mengatakan, “Jika ada orang yang hobi petasan, membeli dan meledakkannya, maka orang seperti ini tergolong safih (bodoh, tidak bisa mengelola hartanya dengan baik) dan harus dihajr (dilarang bertransaksi).”1

Menteri Agama Kerajaan Arab Saudi yang juga ulama terkemuka, Syaikh Shalih bin ‘Abdul ‘Aziz Alu Syaikh خفظه الله mengatakan, “Tentang petasan yang menyebabkan gangguan kesehatan atau masalah ekonomi untuk pembelinya, maka hukumnya tidak boleh.”2

Permainan ini memiliki banyak unsur negatif seperti membahayakan tubuh dan kesehatannya, merusak lingkungan, mengganggu ketenangan masyarakat, dan membuang-buang harta secara percuma. Sudah banyak korban yang jatuh dari permainan ini; tangan anak-anak yang hancur karena ledakannya, rumah dan bangunan yang terbakar, mobil yang meledak saat mengangkutnya, dan sebagainya. Karenanya, bukan hanya para Ulama yang melarang permainan seperti ini, pada umumnya, orang-orang berakal sepakat akan bahayanya, sehingga bisnis ini dilarang secara resmi di banyak negara. Bahkan para pedagang petasan yang meraup keuntungan besar dari bisnis ini pun tidak memungkiri bahayanya.3

Perlu diketahui juga bahwa para ulama tidak membedakan antara petasan dan kembang api dalam hukum, dan keduanya setali tiga uang4 dalam berbagai bahaya tersebut di atas.


1.     Asy-Syarhal-Mumti’ 9/304.

2.     Lihat: Arsip Multaqa Ahlil Hadtts 61/297. (ahlalhadeeth.com)

3.     Lihat: Arsip Multaqa Ahlil Hadits 61/299. (ahlalhadeeth.com)

4.     Tali dan uang adalah istilah pecahan uang di zaman penjajahan. 1 tali bernilai 30 duit, dan 1 uang bernilai 10 duit. Jadi 1 tali = 3 uang, dan makna peribahasa ini adalah sama saja. (Kamus Peribahasa hal. 49)

Previous

Next

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: