Sejauh Mana Peranan Ilmu Tajwid Dalam Membaca Al-Qur’an – Pertanyaan : 1. Apakah pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an yang panjang pendek harkatnya serta bunyi dari huruf hijaiyah yang hampir sama akan mempengaruhi dari pada tafsirnya. 2. Jika itu terjadi dalam sholat, dan imamnya berlaku demikian, bagaimana hukumnya?Amin Rusmana

Konsultasi Ibadah : Jawaban:

Assalamu `alaikum Wr. Wb.
Al-Hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Alaa Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa `Aalihi Waashabihi Ajma`in, Wa Ba`d

Bacaan Al-Quran itu wajib dibaca dengan benar sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Dan salah satu keistimewaan Al-Quran adalah bahwa bacaannya itu sampai kepada kita melalui periwayatan-periwayatan yang shahih dan dengan sanad yang tersambung hingga ke Rasulullah SAW. Meski ada beragam jenis bacaan, namun semua itu memang memiliki sanad yang tersambung kuat kepada bacaan Rasulullah SAW.

Sedangkan ilmu tajwid sebagai sebuah teori merupakan ilmu yang disusun kemudian oleh para ulama Al-Quran dan para Qurra` berdasarkan penelitian dan pengamatan mendalam atas semua bacaan tadi. Sehingga memudahkan orang dalam membaca Al-Quran dan mengingat cara bacanya sesuai dengan riwayat yang disampaikan kepada kita.

Dan tentu saja kesalahan dalam membaca Al-quran itu akan sangat mempengaruhi makna dan pengertiannya. Baik kesalahan dalam melafalkan huruf (sifatul huruf), maupun dari hukum-hukum bacaannya.

Jika hal itu terjadi dalam shalat, maka seharusnya dipilihlah imam yang yang ahli dalam membaca Al-Quran. Sedangkan bila bacaannya terlalu parah dan terlalu banyak salah, seorang makmum dibenarkan untuk mufaraqah atau keluar dari shalat jamaah. Namun bila tingkat kesalahannya tidak terlalu mengganggu, maka masih dibenarkan untuk menjadi makmum di belakangnya.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

kirim pertanyaan

Leave a Reply

%d bloggers like this: