Tahiyatul Masjid – Pertanyaan : Assalamu’alaikum Wr Wb Jika shalat Jumat di kantor, adakah shalat tahiyatul masjid (atau apa pun namanya) yang dilakukan sebelum duduk. Kalo tidak apa harus langsung duduk saja. SyukronEki

Konsultasi Ibadah :Jawaban:

Assalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh,

Al-hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Ala Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa Aalihi Wa Ashhabihi Wa Man Tabi`ahu Bi Ihsanin Ilaa Yaumiddin, Wa Ba`d,

Terdapat perbedaan antara para ulama terhadap hal tersebut, apakah disunahkan untuk melakukan sholat tahiyatul masjid atau tidak. Mereka yang menyatakan bahwa disunahkan untuk melakukannya berpendapat bahwa tempat tersebut telah berubah fungsi (meskipun sementara) menjadi tempat sholat, maka hukumnya sama dengan masjid.

Sedangkan yang berpendapat tidak disunahkan melaksanakannya, beralasan tempat tersebut bukan masjid. Penggunaannya hanya bersifat sementara, sebagaimana halnya dengan pelaksanaan sholat Ied di lapangan. Tidak ada riwayat yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah melaksanakan sholat sunnah (apapun namanya) ketika memasuki tempat sholat Ied.

Dari Ibnu Abbas ra, ia berkata: “Sesungguhnya Nabi SAW keluar pada hari raya Iedul Fithri, kemudian beliau melaksankan sholat Ied dua rakaat dan tidak melaksankan sholat apapu, baik sebelum atau sesudahnya” (HR. Bukhori, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi)

Namun demikian, bukan berarti kita tidak perlu melakukan sholat apapun sebelum pelaksanaan sholat jum’at, masih ada sholat sunnah lainnya yang dapat kita lakukan, yaitu sholat sunnah muthlaq atau disebut juga sholat sunnah Intidzhor (menunggu) yang dilakukan dua rakaat-dua rakaat sampai sesaat sebelum imam naik mimbar.

Dari Abu Hurairoh Ra, dari Nabi SAW beliau bersabda: “Barangsiapa yang mandi, kemudian pergi melaksanakan sholat Jum’ah, lalu ia sholat (sunnah) semampunya, kemudian ia mendengarkan sampai imam selesai dari khutbahnya kemudian sholat bersama imam, maka dosanya antara jum’at tersebut dengan jum’at yang lain akan diampuni ditambah tiga hari” (HR Muslim)

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,

Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Beri Nilai Artikel Ini:

Leave a Reply

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
%d bloggers like this: