Peran / tanggungjawab Ayah Tiri Terhadap Anak Tiri – Pertanyaan : Ass. Wr. Wb., Bapak Ustadz yang saya hormati, Mohon pencerahannya, menurut syariat Islam, bagaimanakah/sejauh mana peran/tanggung jawab ayah tiri terhadap anak tirinya yang masih dibawah usia akil baligh (khususnya anak laki2)? Selama si anak tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya, sebatas mana tanggung jawab ayah kandung terhadap anaknya tersebut? Atas jawaban Bapak Ustadz saya haturkan terimakasih. Wass. Wr. Wb.Zahra

Konsultasi Nikah : Jawaban:

Assalamu `alaikum Wr. Wb.

Bismillahirrahmanirrahiem. Alhamdulillahi Rabbil `Alamin. Wash-shalatu Was-Salamu `alaa Sayyidil Mursalin. Wa ba`d,

Orang yang paling betanggung-jawab terhadap nafkah seorang anak adalah ayahnya. Meski si ayah ini sudah berpisah dengan ibunya dan anak itu ikut dengan ibunya. Tapi urusan nafkah dan perwalian tidak bisa putus begitu saja.

Dalam hukum Islam, bila pasangan suami istri bercerai, maka anak mereka menjadi tanggungan ayahnya. Sedangkan hak untuk mengasuh dan memelihara anak itu lebih besar kepada ibunya. Dan untuk itu, si ibu berhak meminta ‘biaya’ pengasuhan dan pemeliharaan anak itu termasuk biaya pendidikan, makan, pakaian, rumah tinggal dan seterusnya.

Hak pengasuhan ini baru terlepas manakala si ibu menikah lagi dengan laki-laki lain. Karena saat itu dia punya kewajiban untuk mengurus dan melayani suami barunya serta anak mereka bila nanti punya anak.

Maka anak dari suami lama menjadi tanggungan ayahnya dan kewajiban ayahnya untuk mencarikan pengasuh dan pemelihara anak tersebut.

Wallahu A`lam Bish-Showab,

Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

Leave a Reply

%d bloggers like this: