Zakat Ke Panti Asuhan Muslim – Pertanyaan : Assalamualaikum wr. wb. Bagaimana pendapat ustad bila saya menunaikan zakat dan diberikan ke panti asuhan muslim? Wassalamualaikum wr. wb.Alief

Konsultasi Zakat : Jawaban:

Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Alhamdulillahi rabbil `alamin, washshalatu wassalamu `ala sayyidil mursalin, wa ba`du,

Berbeda dengan infaq secara umum, ibadah zakat adalah ibadah yang punya ketentuan khusus dan spesifik sekali. Sehingga perlu dicermati dengan baik agar tidak salah dalam pelaksanaannya.

Terutama terkait dengan siapa saja yang berhak atas dana zakat. Di dalam Al-quran, Allah SWT telah menjelaskan ketentuan tentang siapa saja yang berhak atas dana zakat itu.

Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana .(QS. At-Taubah : 60)

Kalau Anda perhatikan, dalam ayat ini Allah SWT sama sekali tidak menyebutkan anak yatim sebagai mustahik (orang yang berhak) menerima zakat. Tentu ada rahasia di balik ketentuan ini. Namun tidak berarti anak yatim sama sekali tidak berhak mendapatkan bantuan, sebab masih ada jalur bantuan lain selain zakat yang bisa diberikan kepada anak yatim. Bahkan bila anak yatim ini memang termasuk dalam kriteria fakir atau miskin, maka pada hakikatnya mereka juga berhak. Meski bukan karena keyatimannya tapi karena kemiskinan dan kefakirannya.

Maka sebaiknya Anda cermat dan teliti ketika menentukan siapa saja yang berhak menerima zakat. Intinya, harus yang masuk dalam daftar yang 8 orang itu. Tidak boleh diluar kriteria itu.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

[ kirim pertanyaan

Leave a Reply

%d bloggers like this: